Kuartal II/2014 BFI Finance siapkan obligasi Rp700 M

Selasa, 06 Mei 2014 - 19:44 WIB
Kuartal II/2014 BFI...
Kuartal II/2014 BFI Finance siapkan obligasi Rp700 M
A A A
Sindonews.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) siap menerbitkan obligasi dengan nilai mencapai Rp700 miliar pada kuartal dua tahun ini. Langkah ini demi memenuhi kebutuhan pendanaan perseroan tahun ini.

Direktur BFIN Sudjono mengatakan penerbitan obligasi tersebut akan menjadi tahap II setelah perseroan melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi Rp2,5 triliun. Dari jumlah tersebut, setidaknya perseroan telah menerbitkan Rp500 miliar pada awal tahun ini.

"Berbagai sumber pendanaan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal sekitar Rp5 triliun pada tahun ini. Dari modal sendiri sekitar Rp3,4 triliun,” kata Sudjono sesuai RUPS, di Jakarta, Selasa (6/5/2014).

Dia menjelaskan, hasil penerbitan obligasi itu akan digunakan sebagai modal kerja pembiayaan. Porsi pendanaan dari obligasi di emiten berkode saham BFIN itu sekitar 27 persen, diikuti pendanaan dari pinjaman luar negeri 17 persen, channeling 30-35 persen dan pinjaman bank sebesar 22 persen.

Pendanaan itu akan digunakan untuk menyalurkan pembiayaan yang ditargetkan tumbuh 15-20 persen pada 2014 dari tahun lalu sebesar Rp8,7 triliun. Tahun lalu, penyaluran pembiayaan BFI Finance tumbuh sekitar 24 persen dibandingkan dengan Rp6,9 triliun," ujarnya.

Kedepan disebutnya, porsi pembiayaan mobil bekas akan tetap mendominasi mencapai 70 persen. Perseroan telah belajar dari 2013, dari pembiayaan sekitar Rp8,7 triliun mencatatkan porsi mobil bekas sebesar 62 persen. "Mobil bekas sebanyak 70 persen, ada kenaikan dari 2013, targetnya," ujarnya.

Sudjono juga mengatakan, pada tahun ini, perseroan akan menghadapi beberapa tantangan dalam mencapai target pembiayaan. Seperti pada sektor pertambangan yang kini sedang menghadapi situasi larangan ekspor mineral mentah.

"Di samping itu mengantisipasi karena dari sisi sewa guna usaha belum kondusif. Kita sedang melakukan diversifikasi supaya kita bisa masuk ke non sektor tradisional, seperti pertambangan dan perkebunan. Kita coba kurangi sektor itu," katanya.

Padahal menurut Sudjono sekitar 2011 hampir 40 persen sewa guna usaha pada sektor perkebunan dan pertambangan. Pada 2011 pihaknya mempunyai eksposure lebih dari 40 persen, di sektor pertambangan dan perkebunan.

Pada 2013, perseroan mencatatkan porsi terbesar pembiayaan sebesar 62 persen pada mobil bekas. Sewa guna meliputi alat berat, truk dan sisanya mobil baru dan motor. Porsi pembiayaan moyoritas berada pada pembiayaan mobil bekas sebesar 62 persen.

Secara total pembiayaan naik 24 persen, atau Rp82 miliar pada 2013 dari Rp6,9 triliun pada 2012. Pada 2013, perseroan meraih laba bersih Rp509 miliar dengan pendapatan sebesar Rp1,890 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BFI Finance Incar Teknologi...
BFI Finance Incar Teknologi Cetak Bervaluasi Ribuan Triliun di All Print Indonesia 2025
Tren Positif, BFI Finance...
Tren Positif, BFI Finance Terus Pacu Bisnis Pembiayaan
Bank DKI Tandatangani...
Bank DKI Tandatangani Perjanjian Kredit Sindikasi PT BFI Finance Indonesia
BFI Finance Permudah...
BFI Finance Permudah Karyawan Miliki Rumah
Dorong Kemajuan Industri...
Dorong Kemajuan Industri Alat Berat, BFI Finance Hadir di Mining Indonesia 2023
BFI Finance Dukung Peningkatan...
BFI Finance Dukung Peningkatan Aktivitas Produksi Pertambangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved