Hatta akui ada proyek pembangunan yang molor
Kamis, 08 Mei 2014 - 15:22 WIB
Hatta akui ada proyek pembangunan yang molor
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengungkapkan, ada beberapa proyek pembangunan di Indonesia yang memang masih terhambat hingga saat ini.
"Hambatan ini kita perkirakan bisa diatasi oleh pemerintah daerah, tapi ada juga beberapa yang dampak sosialnya perlu mendapatkan perhatian khusus dari kita, misalkan Batang 2X 1000 megawatt, Cilamaya yang masih dilakukan studi terkait dengan adanya anjungan Pertamina di sana." katanya usai rapat koordinasi di kantornya, Kamis (8/5/2014).
Namun, Hatta menambahkan, tetap saja harus dikatakan bahwa proyek-proyek tersebut harus terus berjalan hingga selesai, tidak boleh mandek. Karena sudah menjadi tren pertumbuhan industri yang mengarah ke timur dari pulau Jawa ini.
"Oleh sebab itu, ini harus kita manage dengan baik. Dan dari projek infrastruktur serta konektivitas, dapat saya katakan percepatan dan akselerasi pertumbuhannya nyata terlihat," lanjutnya.
Hatta melanjutkan, ini dibuktikan dengan pembangunan bandara-bandara yang semakin baik, sehingga meningkatkan konektivitas serta alur ekonomi yang semakin baik juga.
"Jadi kalau kemarin itu, World Bank mengumumkan kita peringkat 10 by purchasing power-nya, itu bukan karangan kita sendiri. Tapi World Bank yang mengatakan. Yang artinya, memang Indonesia mampu menunjukkan bahwa daya saing beli masyarakatnya semakin kuat," tutupnya.
"Hambatan ini kita perkirakan bisa diatasi oleh pemerintah daerah, tapi ada juga beberapa yang dampak sosialnya perlu mendapatkan perhatian khusus dari kita, misalkan Batang 2X 1000 megawatt, Cilamaya yang masih dilakukan studi terkait dengan adanya anjungan Pertamina di sana." katanya usai rapat koordinasi di kantornya, Kamis (8/5/2014).
Namun, Hatta menambahkan, tetap saja harus dikatakan bahwa proyek-proyek tersebut harus terus berjalan hingga selesai, tidak boleh mandek. Karena sudah menjadi tren pertumbuhan industri yang mengarah ke timur dari pulau Jawa ini.
"Oleh sebab itu, ini harus kita manage dengan baik. Dan dari projek infrastruktur serta konektivitas, dapat saya katakan percepatan dan akselerasi pertumbuhannya nyata terlihat," lanjutnya.
Hatta melanjutkan, ini dibuktikan dengan pembangunan bandara-bandara yang semakin baik, sehingga meningkatkan konektivitas serta alur ekonomi yang semakin baik juga.
"Jadi kalau kemarin itu, World Bank mengumumkan kita peringkat 10 by purchasing power-nya, itu bukan karangan kita sendiri. Tapi World Bank yang mengatakan. Yang artinya, memang Indonesia mampu menunjukkan bahwa daya saing beli masyarakatnya semakin kuat," tutupnya.
(gpr)