TBIG siapkan dua opsi lunasi utang Rp1,8 T

Kamis, 08 Mei 2014 - 15:22 WIB
TBIG siapkan dua opsi...
TBIG siapkan dua opsi lunasi utang Rp1,8 T
A A A
Sindonews.com – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) pada tahun ini berencana melakukan pelunasan utang jatuh tempo dengan total mencapai Rp1,8 triliun. Perseroan tengah menjajaki dua opsi terkait sumber pendanaan, yaitu pinjaman bank dan penerbitan obligasi.

Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan, perseroan masih memiliki fasilitas kredit (standby loan) dari perbankan sebesar USD2 miliar. Sedangkan hingga akhir 2013, emiten infrastruktur menara telekomunikasi ini telah menggunakannya hingga USD1 miliar.

“Selain itu, kami juga masih mempunyai kesempatan untuk menerbitkan bond dengan mata uang rupiah maksimal sebesar Rp4 triliun dan sampai saat ini obligasi berkelanjutan yang telah diterbitkan mencapai Rp740 miliar,” kata Helmy dalam paparan publiknya di Hotel Ritz Carton, Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Keputusan TBIG untuk melakukan pembayaran utang (refinancing) jatuh tempo dengan dua opsi sumber pendanaan tersebut masih menunggu hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Meski demikian, menurut Helmy, perseroan juga turut mempertimbangkan dari segi kondisi pasar dan kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate).

“Selain digunakan untuk refinancing, tahun ini kami juga menggunakan sumber dana tersebut untuk pembangunan menara. Perseroan menargetkan dapat menambah 3.000 hingga 3.300 tenant, berapa kebutuhannya tergantung pesanan dan tidak bisa ditentukan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Tower Bersama Infrastructure melalui anak perusahaannya di Singapura, TBG Global Pte Ltd akan menerbitkan obligasi global senilai USD500 juta atau sekitar Rp6 triliun. Dalam keterangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indoensia (BEI) disebutkan bahwa kupon bunga obligasi tersebut senilai 8 persen per tahun.

Pembayaran bunga dilakukan setiap enam bulan atau periode lain, yang disetujui oleh para pihak. Adapun masa jatuh tempo obligasi pada 2021. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk melakukan pelunasan kewajiban utang berdasarkan debt programme agreement dan atau obligasi Obligasi Berkelanjutan Tahap I/2013, yang akan jatuh tempo.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
TBIG Fokus di Pertumbuhan...
TBIG Fokus di Pertumbuhan Secara Organik
TBIG Resmi Terbitkan...
TBIG Resmi Terbitkan Obligasi Rp700 Miliar
TBIG Donasikan Puluhan...
TBIG Donasikan Puluhan Ribu Masker, Alat Medis hingga Paket Sembako
Tahun Ini, TBIG Fokus...
Tahun Ini, TBIG Fokus di Perluasan Jaringan 4G
Rumah Batik dan Perjuangan...
Rumah Batik dan Perjuangan Menaklukan Keterbatasan
TBIG Salurkan Bantuan...
TBIG Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Mamuju-Majene
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved