TBIG Fokus di Pertumbuhan Secara Organik
Selasa, 29 September 2020 - 12:15 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Emiten menara telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) sepanjang tahun ini akan lebih fokus pada pertumbuhan secara organik dibandingkan mengakuisisi perusahaan penyewaan menara lainnya.
CFO Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan, untuk menjaga pertumbuhan bisnis ke depan, perseroan akan lebih fokus pada pertumbuhan organik meski tidak menutup peluang untuk akuisisi menara baik dari perusahaan yang lebih kecil maupun dari operator telekomunikasi. (Baca: Salat Dhuha Bukan Sekedar Membuka Pintu Rezeki)
Helmy mengatakan ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan ketika perseroan akan melalukan akuisisi, mulai lokasi aset, prospek ke depan, hingga valuasi atas aset yang akan diakuisisi.
“Kita sudah punya 15.000 site di seluruh Indonesia. Kalau kita ingin akuisisi sesuatu, kita melihat apakah di tempat target akuisisi itu kita sudah punya tower banyak apa belum dan bagaimana prospeknya untuk meraih tenant baru,” kata Helmy di Jakarta kemarin.
Dia pun menegaskan akuisisi memang menjadi salah satu strategi pertumbuhan perseroan; tapi jika valuasi dan nilai strategis dari aksi korporasi tersebut dinilai kurang pas, perseroan tidak akan memaksakan hal tersebut.
CFO Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan, untuk menjaga pertumbuhan bisnis ke depan, perseroan akan lebih fokus pada pertumbuhan organik meski tidak menutup peluang untuk akuisisi menara baik dari perusahaan yang lebih kecil maupun dari operator telekomunikasi. (Baca: Salat Dhuha Bukan Sekedar Membuka Pintu Rezeki)
Helmy mengatakan ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan ketika perseroan akan melalukan akuisisi, mulai lokasi aset, prospek ke depan, hingga valuasi atas aset yang akan diakuisisi.
“Kita sudah punya 15.000 site di seluruh Indonesia. Kalau kita ingin akuisisi sesuatu, kita melihat apakah di tempat target akuisisi itu kita sudah punya tower banyak apa belum dan bagaimana prospeknya untuk meraih tenant baru,” kata Helmy di Jakarta kemarin.
Dia pun menegaskan akuisisi memang menjadi salah satu strategi pertumbuhan perseroan; tapi jika valuasi dan nilai strategis dari aksi korporasi tersebut dinilai kurang pas, perseroan tidak akan memaksakan hal tersebut.
Lihat Juga :