Rupiah berakhir terapresiasi ke Rp11.523/USD
Senin, 12 Mei 2014 - 16:39 WIB
Rupiah berakhir terapresiasi ke Rp11.523/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup terapresisasi sejalan dengan relinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.523 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 9 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.532 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.528 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp11.516 per USD dan terlemah di level Rp11.548 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.532 per USD. Posisi ini menguat 17 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.549 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.531 per USD, dengan kisaran harian Rp11.519-11.590 per USD. Posisi sore ini lebih baik 15 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.546 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.536 per USD. Posisi ini menguat 27 poin dibanding penutupan Jumat (9/5/2014) di level Rp11.563 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, berlanjutnya apresiasi rupiah seiring pelaksanaan lalang surat utang negara (SUN) hari ini dengan target indikatif sebesar Rp8 triliun.
"Selain itu, relinya IHSG menopang penguatan rupiah hari ini," kata dia, Senin (12/5/2014).
IHSG sore ini berakhir positif di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG berhasil menguat 14,86 poin atau 0,30 persen ke level 4.913.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,61 triliun dengan 4,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp351,70 miliar, dengan volume transaksi bersih mencapai 167,20 juta. Tercatat 174 saham naik, 129 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.523 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 9 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.532 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.528 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp11.516 per USD dan terlemah di level Rp11.548 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.532 per USD. Posisi ini menguat 17 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.549 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.531 per USD, dengan kisaran harian Rp11.519-11.590 per USD. Posisi sore ini lebih baik 15 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.546 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.536 per USD. Posisi ini menguat 27 poin dibanding penutupan Jumat (9/5/2014) di level Rp11.563 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, berlanjutnya apresiasi rupiah seiring pelaksanaan lalang surat utang negara (SUN) hari ini dengan target indikatif sebesar Rp8 triliun.
"Selain itu, relinya IHSG menopang penguatan rupiah hari ini," kata dia, Senin (12/5/2014).
IHSG sore ini berakhir positif di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG berhasil menguat 14,86 poin atau 0,30 persen ke level 4.913.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,61 triliun dengan 4,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp351,70 miliar, dengan volume transaksi bersih mencapai 167,20 juta. Tercatat 174 saham naik, 129 saham melemah dan 97 saham stagnan.
(rna)