Penjualan rumah di China April turun 18%
Selasa, 13 Mei 2014 - 15:53 WIB
Penjualan rumah di China April turun 18%
A
A
A
Sindonews.com - Penjualan rumah di China pada April tahun ini turun 18 persen, di tengah kebijakan pengetatan kredit. Ini menambah tanda-tanda perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (13/5/2014), Biro Statistik Nasional (NBS) China menunjukkan, nilai rumah dijual menurun menjadi 418 miliar yuan (USD67 miliar) dari 509 miliar yuan pada Maret. Nilai penjualan dari Januari sampai April turun 9,9 persen menjadi 1,53 triliun yuan dari tahun sebelumnya.
Sementara, kredit baru di China turun pada bulan lalu, di mana otoritas memperpanjang kampanye mereka untuk menjinakkan ledakan utang. Penjualan rumah baru di 54 kota selama liburan 1-3 Mei, hari buruh turun 47 persen dari tahun sebelumnya menjadi 236.000 meter persegi, terendah dalam empat tahun, menurut makelar Centaline Group.
"Perlambatan data properti menguji toleransi pemerintah pada perlambatan ekonomi," kata Dai Fang, analis properti yang berbasis di Shanghai di Zheshang Securities Co.
"Langkah-langkah pelonggaran pemerintah daerah tidak ada artinya untuk pemulihan pasar. Isu utama adalah ketika kredit akan mengendur," tambahnya.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (13/5/2014), Biro Statistik Nasional (NBS) China menunjukkan, nilai rumah dijual menurun menjadi 418 miliar yuan (USD67 miliar) dari 509 miliar yuan pada Maret. Nilai penjualan dari Januari sampai April turun 9,9 persen menjadi 1,53 triliun yuan dari tahun sebelumnya.
Sementara, kredit baru di China turun pada bulan lalu, di mana otoritas memperpanjang kampanye mereka untuk menjinakkan ledakan utang. Penjualan rumah baru di 54 kota selama liburan 1-3 Mei, hari buruh turun 47 persen dari tahun sebelumnya menjadi 236.000 meter persegi, terendah dalam empat tahun, menurut makelar Centaline Group.
"Perlambatan data properti menguji toleransi pemerintah pada perlambatan ekonomi," kata Dai Fang, analis properti yang berbasis di Shanghai di Zheshang Securities Co.
"Langkah-langkah pelonggaran pemerintah daerah tidak ada artinya untuk pemulihan pasar. Isu utama adalah ketika kredit akan mengendur," tambahnya.
(izz)
Lihat Juga :