Rupiah terapresiasi ke Rp11.447/USD
Rabu, 14 Mei 2014 - 16:34 WIB
Rupiah terapresiasi ke Rp11.447/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi sejalan dengan menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berada pada level Rp11.447 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 91 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.538 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.505 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.446 per USD dan terlemah di level Rp11.506 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.453 per USD. Posisi sore ini menguat 88 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.541 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.449 per USD, dengan kisaran harian Rp11.449-11.585 per USD. Posisi sore ini menguat 89 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.538 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.487 per USD. Posisi ini menguat 38 poin dibanding penutupan Selasa (13/5/2014) di level Rp11.525 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung kembali relinya IHSG di jalur hijau dan masuknya dana asing ke Indonesia.
"IHSG menguat sejalan dengan apa yang terjadi di pasar sekunder SUN memperkuat indikasi aliran dana asing masuk ke pasar keuangan Indonesia, sehingga berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah," kata dia, Rabu (14/5/2014).
Selain itu, juga dipengaruhi naiknya suku bunga pinjaman simpanan rupiah oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 7,75 persen dan tetap dipertahankannya suku bunga pijaman valuta asing (valas) di level 1,5 persen.
Sementara IHSG sore ini kembali menguat mencetak rekor baru tahun ini didukung aksi beli asing yang mencapai lebih dari Rp1 triliun. IHSG melesat 70,24 poin atau 1,43 persen ke level 4.991,64.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,7 triliun dengan 6,55 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp1,59 triliun, dengan volume transaksi bersih mencapai 690,68 juta. Tercatat 183 saham naik, 118 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berada pada level Rp11.447 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 91 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.538 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.505 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.446 per USD dan terlemah di level Rp11.506 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.453 per USD. Posisi sore ini menguat 88 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.541 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.449 per USD, dengan kisaran harian Rp11.449-11.585 per USD. Posisi sore ini menguat 89 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.538 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.487 per USD. Posisi ini menguat 38 poin dibanding penutupan Selasa (13/5/2014) di level Rp11.525 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung kembali relinya IHSG di jalur hijau dan masuknya dana asing ke Indonesia.
"IHSG menguat sejalan dengan apa yang terjadi di pasar sekunder SUN memperkuat indikasi aliran dana asing masuk ke pasar keuangan Indonesia, sehingga berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah," kata dia, Rabu (14/5/2014).
Selain itu, juga dipengaruhi naiknya suku bunga pinjaman simpanan rupiah oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 7,75 persen dan tetap dipertahankannya suku bunga pijaman valuta asing (valas) di level 1,5 persen.
Sementara IHSG sore ini kembali menguat mencetak rekor baru tahun ini didukung aksi beli asing yang mencapai lebih dari Rp1 triliun. IHSG melesat 70,24 poin atau 1,43 persen ke level 4.991,64.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,7 triliun dengan 6,55 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp1,59 triliun, dengan volume transaksi bersih mencapai 690,68 juta. Tercatat 183 saham naik, 118 saham melemah dan 100 saham stagnan.
(rna)