Pemerintah Ajukan Pemangkasan Anggaran K/L ke DPR

Selasa, 20 Mei 2014 - 17:22 WIB
Pemerintah Ajukan Pemangkasan...
Pemerintah Ajukan Pemangkasan Anggaran K/L ke DPR
A A A
JAKARTA - Dalam rangka menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 sebesar Rp251,7 triliun atau setara 2,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), pemerintah akan memangkas anggaran kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp98,5 triliun dan transfer dana daerah sebesar Rp8,9 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu), Chatib Basri mengatakan, tindakan pamangkasan tersebut seperti tertera dalam RAPBN-P 2014 yang diajukan ke DPR, hari ini.

"Yang kami lakukan adalah untuk menjaga defisit APBN 2014 agar tetap 2,5 persen," ujar Chatib saat ditemui wartawan usai mengajukan RAPBN-P 2014 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Chatib mengatakan, pemotongan anggaran belanja negara 2014 yang mencapai Rp107,4 triliun tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. "Di antaranya, penerimaan pajak yang menurun karena pertumbuhan ekonomi lebih lambat," tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, ada efek dari penurunan harga komoditas ekspor Indonesia, penurunan lifting minyak, subsidi energi meningkat dan menurunnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Chatib menjelaskan, pada APBN 2014 belanja K/L sebesar Rp637,8 triliun dan akan dikoreksi menjadi Rp539,3 triliun pada RAPBN-P 2014. Sementara, dana transfer ke daerah akan dipangkas dari Rp592,6 triliun (APBN 2014) menjadi Rp583,7 triliun (RAPBN-P 2014). Total dari pemangkasan belanja negara mencapai Rp107,4 triliun.

Dalam rancangan perubahan angggaran negara tersebut, belanja subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), elpiji dan bahan bakar nabati (BBN) justru dinaikkan dari Rp210,7 triliun menjadi Rp285 triliun.

Belanja subsidi listrik juga naik dari Rp71,4 triliun menjadi Rp107,1 triliun. Meski ada pemangkasan belanja K/L, total belanja pemerintah pusat dalam RAPBN-P 2014 meningkat dari Rp1.249,9 triliun menjadi Rp1.265,8 triliun.

Sementara, pendapatan negara pada RAPBN-P 2014 ditetapkan sebesar Rp1.597,7 triliun atau menurun dibandingkan dengan target di APBN 2014 yang sebesar Rp1.667,1 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
1 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
2 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
12 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
12 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
13 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
14 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved