Realokasi DAK Bisa Difokuskan untuk Infrastruktur

Selasa, 20 Mei 2014 - 17:53 WIB
Realokasi DAK Bisa Difokuskan...
Realokasi DAK Bisa Difokuskan untuk Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Srihartati menjelaskan, percepatan penyerapan belanja modal saat ini terutama untuk pembangunan infrastruktur ekonomi.

Seperti diketahui, percepatan dalam pembangunan sektor infrastruktur Indonesia saat ini sedang berlangsung. Di antaranya pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) yang berlangsung di Jakarta dan pembangunan proyek rel kereta api double track.

"Alokasi dana transfer daerah harus efektif. Ini bisa dilakukan melalui realokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang terfokus untuk pembangunan infrastruktur dalam negeri," ujarnya di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Anggaran patut direalokasikan di dalam sektor infrastruktur karena dinilai sektor ini sangat perlu diselesaikan dengan cepat pembangunannya, berkaitan dengan transportasi.

"Transportasi saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita terkait dengan untuk menunjang kegiatan masing-masing individu serta mempercepat alur ekonomi dalam hal jual beli," ujarnya.

Sekedar mengingatkan, proyek-proyek infrastruktur disektor transportasi sedang diselesaikan sekarang. Dapat dipastikan pada masa ke depan dengan selesainya double-double track, selesainya jalan tol, maka investasi untuk infrastruktur akan terdorong keluar pulau Jawa dan porsinya akan sangat besar.

Sehingga, pulau-pulau lain juga dapat menyelesaikan proyek infrastruktur yang memang sudah dianggarkan oleh pemerintah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
26 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
46 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
2 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved