SBY Tak Percaya Teori Invisible Hand

Rabu, 21 Mei 2014 - 12:34 WIB
SBY Tak Percaya Teori...
SBY Tak Percaya Teori Invisible Hand
A A A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta masyarakat Indonesia tidak terlalu percaya dengan sistem ekonomi pasar yang berlaku. Sebab, sistem ekonomi pasar hanya membuat negara menderita.

"Pasar itu sering tidak benar, banyak negara yang menderita termasuk Indonesia dengan kebijakan pasar," kata SBY saat acara Rapat Kerja Nasional (Rakornas) V Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) 2014 di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Menurutnya, pemerintah jelas tidak boleh sepenuhnya menyerahkan masalah perekonomian negara begitu saja kepada pasar. Karena, pasar selalu menggunakan teori yang lebih banyak gagalnya, lebih banyak rugi, yakni dengan teori invisible hand (tangan tak terlihat) yang mengatur mekanisme pasar.

"Terdapat banyak distorsi, sirkulasi, belum-belum sudah menganggap harga tinggi, karena pasar bukan pasar yang fisik tapi ada juga pasar elektronik. Permainan pasar adalah permainan para spekulator elektronik trading yang sering terjadi distorsi," jelas dia.

Sebab itu, SBY menyebutkan Indonesia saat ini memilih jalan tengah third way. Di mana pasar ekonomi efisien diperlukan. "Ada kapitalisme, neoliberal. Ekonomi komando yang diatur sistem ketat. Kalau pasar tidak beres, pasti diperlukan kontrol," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
53 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved