Muhaimin Usulkan Sertifikasi Standarisasi Kompetensi Kerja

Kamis, 22 Mei 2014 - 17:09 WIB
Muhaimin Usulkan Sertifikasi...
Muhaimin Usulkan Sertifikasi Standarisasi Kompetensi Kerja
A A A
JAKARTA - Komitmen negara-negara anggota ASEAN untuk bekerja sama dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci dalam menghadapi diberlakukannya ASEAN Economic Community (AEC) 2015.

Bila kualitas dan standarisasi kompetensi kerja SDM telah disiapkan sejak dini, maka ASEAN siap menghadapi tantangan era globalisasi yang penuh dengan persaingan dengan negara-negara maju.

"Standar kompetensi SDM harus segera disiapkan untuk menentukan masa depan ASEAN dalam menghadapai era globalisasi. Karena itu, semua negara ASEAN harus segera menyiapkan standar keterampilan, keahlian dan kompetensi kerja untuk menghasilkan SDM yang kompetitif," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam rilisnya, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Menurutnya, upaya bersama dari negara-negara ASEAN untuk meningkatkan pembinaan SDM harus dilakukan melalui standarisasi pelatihan dan kompetisi kerja. Hal ini menjadi barometer untuk kemajuan kerja sama di kawasan ini dalam memghadapi AEC 2015.

"Setelah penerapan standarisasi pelatihan kompetensi dan keterampilan kerja, kita pun menggalang komitmen para anggota negara-negara ASEAN untuk membuat semacam sertifikasi standard kompetensi kerja yang diakui semua negara ASEAN," katanya.

Hal tersebut pun diharapkan dapat saling menumbuhkan kerja sama penyediaan tenaga kerja yang berkualitas di 2015. Pihaknya juga meingatkan masing-masing negara ASEAN agar menerapkan standar kompetensi kerja tingkat internasional yang dipadukan dengan pendidikan formal materi-materi pembelajarannya di sekolah.

Dia mengatakan, penyelenggara pendidikan, kursus, pelatihan, SMK ataupun universitas, harus memperhatikan standar kompetisi keterampilan kerja minimal di tingkat ASEAN ini supaya berbagai kurikulum pendidikannya memenuhi standar yang diakui di tingkat Internasional.

"Jika komunitas ASEAN dipenuhi banyak tenaga kerja yang mengantongi standar kompetensi internasional, maka ASEAN niscaya akan menjadi pusat pertumbuhan di kawasan Asia, bahkan dunia. Sehingga tujuan bersama untuk meningkatnya kesejahteraan rakyat dapat segera tercapai," ujar Muhaimin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
16 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved