Pemerintah Pertimbangkan Permintaan Freeport

Kamis, 29 Mei 2014 - 12:26 WIB
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Permintaan Freeport
A A A
JAKARTA - Pemerintah meminta imbalan atas pembangunan Freeport beberapa persen sebagai bukti keseriusan atas pembangunan pabrik di Indonesia. Sementara, pihak perusahaan meminta bea keluar (BK) nol persen.

Menteri Koordinator bidang Ekonomi Chairul Tanjung (CT) menjelaskan bahwa, setiap perusahaan banyak permintaan, dan pemerintah berusaha menyaring, permintaan mana yang perlu maupun yang tidak.

"Mengenai apa yang diminta, tentu banyak yang diminta, namanya pengusaha. Tentu pemerintah akan mempertimbangkan apa yang bisa dikasih dan apa yang tidak, sesuai kepentingan nasional Indonesia," ujarnya usai Rakor di kantor Menko ekonomi, Jakarta Rabu (28/5/2014) malam.

‬Untuk penyesuaian tarif, CT menjelaskan sudah ada PMK yang dikeluarkan Kemenkeu dan bagi orang-orang yang tidak eligible untuk mendapatkan perlakuan khusus‬.

‪"Namun akan dikeluarkan PMK sendiri untuk orang yang sudah komitmen bangun smelter. Karena, ini PMK dalam rangka BK ini betul-betul ditujukan untuk memaksa para penambang bangun smelter bukan sebagai penerimaan negara. Tentu saja kalau tidak bangun akan menambah BK dan menambah penerimaan negara," jelasnya.

Sayangnya, CT belum bisa memaparkan berapa tarif yang akan dikeluarkan. "Masalah tarif tidak bisa saya umumkan sekarang, karena nanti ‪akan secara khusus diumumkan saat PMK diterbitkan," ujarnya.

Dia menjelaskan, PMK akan langsung dibawa sidang kabinet, lalu diputuskan setelah disetor dan disetujui. Diperkirakan pada pekan depan.

"Insya Allah, tergantung Freeport dan Newmont apakan siap dan bisa bernegosiasi dengan tim negesiasi pemerintah dengan baik atau tidak. Jadi kalau minggu depan selesai ya minggu depan bsa diterbitkan. Kalau dua minggu, ya dua minggu. Tapi lebih cepat lebih baik," pungkas CT.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved