KAI Luncurkan KA Baru Semarang-Surabaya

Kamis, 29 Mei 2014 - 17:56 WIB
KAI Luncurkan KA Baru...
KAI Luncurkan KA Baru Semarang-Surabaya
A A A
SEMARANG - Mulai 1 Juni, masyarkat Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang hendak menuju Surabaya, Jaw Timur dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api (KA) tidak perlu menunggu KA dari Jakarta.

Pasalnya, mulai 1 Juni, PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan KA Maharani Ekonomi AC dengan rute perjalanan Semarang-Surabaya (PP). Dengan adanya KA Maharani, yang khusus melayani rute Semarang-Surabaya, diharapkan dapat menjadi pilihan alternatif utama, selain kereta api yang berasal dari Jakarta.

Vice Presiden PT KA I Daop IV Semarang Wawan Arianto mengatakan, KA Maharani sengaja dihadirkan untuk memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi. "Potensi pasarnya adalah masyarakat Semarang yang ingin berpergian ke Surabaya, ataupun sebaliknya, yangs selama ini hanya dapat dilayani dengan KA dari Jakarta," katanya, Kamis (29/5/2014).

Menurutnya, dengan adanya KA Maharani ini masyarkat tidak perlu lagi berebut tiket dengan masyarkat dari Jakarta, Cirebon, Tegal, maupun Pekalongan. KA Maharani memiliki rangkaian 8 gerbong kereta ekonomi AC, dengan kapasitas 846 tempat duduk dengan tarifnya hanya Rp55 ribu per orang.

"KA Maharani berangkat dari Surabaya Pasarturi pukul 06.00 WIB dan tiba di Semarang Poncol pukul 10.21 WIB. Sedangkan dari Semarang Poncol pukul 13.50 WIB dan tiba di Surabaya Pasarturi pukul 18.13 WIB," jelasnya.

Pihak Daop IV menargetkan pada tahap awal operasi KA Maharani okupansi penumpangnya ditargetkan mampu mencapai 70 persen per hari.

Sementara, selain rute Semarang-Surabaya, PT KAI juga akan membuka rute baru untuk jurusan Semarang-Cirebon. Saat ini rencana pengoperasionalan masih dalam tahap survey pelanggan.
"Kereta api Semarang-Cirebon masih dalam tahap survey pelanggan dulu. Jadi masih hitung-hitungan terkait potensinya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa mulai beroperasi," tegasnya.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto mengatakan, sebagai persiapan dan mendukung beroperasinya jadwal perjalanan baru yang akan dioperasikan mulai 1 Juni, Daop IV telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan kondiri rel.

Pemantauan dilakukan di sepanjang lintasan Rel diwilayah Daop IV Semarang yang mempunyai jarak panjang lintasan rel 387,713 km dan 47 stasiun, yang terbentang dari Tegal-Semarang-Gundih-Bojonegoro. "Yang menjadi objek pemeriksaan adalah kondisi jalan rel, jembatan, wesel (pemindah jalur rel) dan stasiun," ucapnya.

Dia mengaku, secara keseluruhan, lintas Semarang-Bojonegoro saat ini sudah siap termasuk lintasan dobel trek. Nantinya, sebanyak 114 perjalanan kereta api akan melintas di wilayah Daop IV Semarang, dengan rincian 66 perjalanan KA penumpang dan 48 perjalanan kereta api barang.

"Kami mengimbau kepada para penumpang jasa kereta api yang membeli tiket dengan tanggal pemberangkatannya di atas 1 Juni 2014, supaya memeriksa kembali jam perjalanannya, berhubung dengan akan diberlakukan jadwal perjalanan kereta api yang baru. Ada sejumlah perjalanan KA yang jam pemberangkatannya berubah," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
1 menit yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
3 menit yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
13 menit yang lalu
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
14 menit yang lalu
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
27 menit yang lalu
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
45 menit yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved