Menteri PU: Tol Elevated Lebih Mahal tapi Cepat

Jum'at, 30 Mei 2014 - 12:45 WIB
Menteri PU: Tol Elevated...
Menteri PU: Tol Elevated Lebih Mahal tapi Cepat
A A A
BOGOR - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto telah meresmikan pengoperasian Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi II A (Ruas Kedung Halang-Kedung Badak). Tol ini dibangun dengan konstruksi elevated yang mempergunakan teknologi baru erection span by span.

Dia mengatakan, tol yang menggunakan konstruksi elevated membutuhkan anggaran yang lebih besar dibanding dengan konstruksi landed. Namun pengerjaannya lebih cepat selesai, sebab tidak terlalu mengganggu kondisi lalu lintas.

"Kalau di bawah juga pengerjaannya mengganggu lalu lintas. Makanya elevated, walaupun harganya cukup mahal, pekerjaannya tidak mengganggu lalu lintas," jelasnya usai peresmian Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi II A di Bogor, Jumat (30/5/2014).

Selain itu, kata dia, jalan tol elevated juga tidak membutuhkan pembebasan lahan, yang selama ini sering menghambat pengerjaan proyek.

"Karena kalau di bawah juga butuh pembebasan tanah, terus kan susah. Jadi dengan elevated itu maka pembebasan tanah tidak perlu dilakukan," tuturnya.

Sebagai bagian dari jaringan jalan di wilayah Jabodetabek serta sebagai Koridor Ekonomi Jawa, jalan tol ini mampu bertahan hingga 50 tahun ke depan. "Kalau konstruksi beton, 50 tahun juga enggak apa-apalah," ucap dia.

Sekadar informasi, total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi I dan Seksi II ini sebesar Rp938 miliar. Untuk biaya konstruksi Seksi I senilai Rp529 miliar dan Seksi II A sebesar Rp350 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
6 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
6 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
7 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
7 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Infografis
China Uji Coba Mesin...
China Uji Coba Mesin Hipersonik, Lebih cepat dari Kecepatan Suara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved