Izin Ekspor Freeport di Tangan Kemendag

Jum'at, 30 Mei 2014 - 14:51 WIB
Izin Ekspor Freeport...
Izin Ekspor Freeport di Tangan Kemendag
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia saat ini tengah menunggu izin ekspor konsentrat dari Kementerian Perdagangan karena rekomendasi Surat Persetujuan Ekspor (SPE) telah dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Dede Ida Suhendra mengatakan, Kementerian ESDM telah selesai melakukan verifikasi kelengkapan data pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) yang diajukan oleh Freeport untuk melakukan ekspor konsentrat tembaga sebelum mengeleuarkan rekomendasi SPE.

“Kami (Kementerian ESDM) hanya memberikan rekomendasi kemudian izinnya dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan,” kata dia, di Jakarta, Jumat (30/5/2014).

Seiring belum diterbitkannya izin ekspor oleh Kementerian Perdagangan tersebut, Vice President Corporate Communication Freeport Daisy Damayanti mengatakan, tempat penampungan hasil tambang Freeport saat ini sudah penuh.

“Produksi masih terus berlanjut karena walaupun bisa ekspor sekitar 40% produksi tetap bisa dikirim ke smelter Gresik,” jelasnya.

Tidak hanya Freeport saja, hal yang sama juga dialami oleh perusahaan tambang besar asal Amerika Serikat lainnya yakni PT Nemont Nusa Tenggara. Manajemen Newmont memperkirakan penyimpanan konsentrat tembaga akan penuh pada akhir Mei ini sehingga Newmont mengurangi kegiatan operasional produksinya secara bertahap.

Setelah fasilitas penyimpanan konsentrat tembaga di lokasi tambang penuh maka memasuki tahap pemberhentian operasi penambangan dan pemrosesan. Hal itu bersamaan dengan pengurangan secara signifikasn jasa kontraktor, pembelian, pengeluaran modal termasuk penyesuaian jadwal kerja dan kerja lembur karyawan.

Dalam rangka melakukan penghematan dan menjaga kemampuan perusahaan agar dapat kembali beroperasi secara normal dan tepat waktu maka sebagaian karyawan akan dirumahkan mulai awal Juni mendatang.

Presiden Direktur Newmont Nusa Tenggara Martiono Hadianto mengatakan, mendukung penuh tujuan pemerintah Indonesia meningkatkan pengolahan dalam negeri dan akan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk diizinkan melakukan kembali kegiatan ekspornya.

“Kami juga melindungi tenaga kerja yang ada bisnis lokal dan pendapatan pemerintah yang berasal dari ekpor dan penjualan konsentrat tembaga yang dihasilkan dari batu hijau,” kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Disebut Terbesar di...
Disebut Terbesar di Dunia, Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Smelter Freeport Gresik
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
24 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
57 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved