BI: Rupiah Terpengaruh Defisit Perdagangan

Selasa, 03 Juni 2014 - 15:08 WIB
BI: Rupiah Terpengaruh...
BI: Rupiah Terpengaruh Defisit Perdagangan
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ferry Wijanarko mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah yang terjadi saat ini, salah satunya dipengaruhi kondisi neraca perdagangan Indonesia yang kembali defisit.

"Tentu saja pergerakan nilai tukar akan dipengaruhi beberapa faktor. Satu dari kondisi neraca perdagangan kita. Defisit transaksi berjalan kita," ujarnya di Gedung DPR RI, Selasa (3/6/2014).

Menurutnya, pada kuartal II biasanya akan lebih tinggi. Seperti yang terlihat pada neraca perdagangan April 2014 yang menunjukkan defisit hampir Rp2 miliar.

"Itu kan yang memengaruhi supply dan demand. Kalau defisit berarti kan demand-nya lebih tinggi dari pasokannya," kata dia.

Selain itu, kondisi global yang masih kurang menentu juga turut memengaruhi terkereknya nilai rupiah. "Dampak dari tapering-nya Amerika, pelambatan ekonomi China, risiko geopolitik yang ada di beberapa negara itu menimbulkan uncertainty di global tinggi konteksnya," tutur Ferry.

Sehingga, lanjut dia, dari sisi global maupun domestik itu yang memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah. "Tentu saja BI tetap berkomitmen untuk menjaga bagaimana nilai tukar itu tetap stabil sesuai kondisi fundamental," pungkasnya.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka keok di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp11.833 per USD. Posisi tersebut melemah 59 poin dibanding penutupan hari sebelumnya pada level Rp11.774 per USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
43 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
53 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved