PNS Dinilai Bikin NPL BPR Sulut Capai 10,76%

Rabu, 04 Juni 2014 - 10:38 WIB
PNS Dinilai Bikin NPL...
PNS Dinilai Bikin NPL BPR Sulut Capai 10,76%
A A A
MANADO - Gemarnya para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut) membuat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sulut mencapai 10,76% di triwulan I/2014.

Pemerhati Ekonomi Sulut Agus Tony Poputra mengatakan, para PNS tidak sedikit melakukan kredit di beberapa bank membuat potensi gagal bayar angsuran meningkat, akibatya sejumlah BPR pun menjerit.

"Tak hanya BPR yang menjadi korban, bank umum lainnya pun demikian. Sehingga NPL perbankan di Sulut pada triwulan I/2014 berada pada level 2,94%," ujarnya, Rabu (4/6/2014).

Menurutnya, bank yang melayani gaji PNS mungkin tidak menjadi masalah. Tapi jika PNS mengambil kredit lebih dari satu bank, bagaimana nasib bank lain? Sebab otomatis, jika PNS mengambil kredit di bank konvensional, penyaluran gaji dia (PNS) jika berkredit langsung kena potongan.

Dia menilai, BPR kurang jeli, dan membuka pintu bagi siapa saja yang ingin melakukan kredit. Akibatnya BPR adalah sasaran empuk bagi PNS, walau suku bunga yang ditawarkan tinggi. Ujung-ujungnya, nasabah pun kesulitan membayar.

"BPR mesti lebih waspada lagi melakukan analisis sebelum menyalurkan kredit pada PNS. Apalagi saat ini NPL sudah berada di atas ambang batas BI," terangnya.

Selain PNS, yang kebanyakan gagal bayar akibat suku bunga tinggi, imbasnya juga lari ke masyarakat. Apalagi saat ini tak sedikit masyarakat pelaku UKM, petani, nelayan, dan lainnya, mempercayakan BPR. Padahal dominasi deposito di BPR tidak lepas dari tingginya suku bunga yang ditawarkan.

"Simpel sebenarnya cukup mudah, yakni ketika suku bunga tinggi, maka tak menutup kemungkinan gagal bayar juga gede. Ini hanya saran saya, dan tak ada yang perlu disalahkan, asalkan sebelum melakukan sesuatu butuh ketelitian terlebih dahulu," saran Poputra.

Sementara, Direktur PT BPR Danaku Mapan Lestari (Bank Kumapan) Arthur F Tumbel, mesti tak merinci rasio kredit yang dia miliki, namun dia mengaku rasio kredit bermasalah Bank Kumapan masih terjaga. Yakni, masih sesuai rencana kerja, baik pengumpulan maupun penyaluran kredit.

"Yang pasti, penyaluran kredit Bank Kumapan sejauh ini masih menyasar para nelayan di Bitung," ungkapnya.

Kepala Kantor BI Perwakilan Sulut Luctor Tapiheru mengatakan, kinerja BPR Sulut pada triwulan I/2014 melambat disertai peningkatan NPL mencapai 10,76%. Aset BPR hanya tumbuh 8,64% atau sebesar Rp923,65 miliar.

"Melambatnya pertumbuhan aset dipengaruhi oleh pertumbuhan kredit yang melambat yakni 7,4% dengan baki debet sebesar Rp721,74 miliar," jelasnya.

Penghimpunan dana BPR tumbuh 14,76% dengan nilai nominal sebesar Rp713,2 miliar. Dari jumlah itu, deposito mendominasi dengan pangsa sebesar Rp81,86%.

"Adapun, kinerja intermediasi (loan to deposit ratio) BPR juga tercatat naik yakni 101,2% dari posisi akhir tahun di level 99,53%," tambah Asisiten Direktur BI Perwakilan Sulut Eko Siswantoro.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Talkshow, BPR...
Gelar Talkshow, BPR Hasamitra Ajak Tangkap Peluang Pascapandemi
Tahun 2022, BPR Hasamitra...
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
Usung Konsep Community...
Usung Konsep Community Hub, Universal BPR Resmikan Kantor di Tangerang
Kembangkan Bisnis, Dua...
Kembangkan Bisnis, Dua Pendiri KoinWorks Akuisisi BPR
Dapat Kucuran Dana dari...
Dapat Kucuran Dana dari BJB, BPR Kredit Mandiri Berikan Layanan Prima
Gunakan Teknologi, Cara...
Gunakan Teknologi, Cara BPR Hadapi Era New Normal
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
30 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
54 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved