Izin Ekspor Freeport dan Newmont Butuh Waktu Panjang

Rabu, 04 Juni 2014 - 17:51 WIB
Izin Ekspor Freeport...
Izin Ekspor Freeport dan Newmont Butuh Waktu Panjang
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Mahendra Siregar mengungkapkan bahwa izin ekspor untuk PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) memerlukan waktu panjang.

Pasalnya, masih ada prinsip-prinsip yang ditentukan pemerintah yang perlu disepakati kedua perusahaan tambang besar tersebut.

"Itu masih terlalu cepat, bisa dilakukan kalau sudah betul-betul sepakat. Tentang prinsip-prinsip yang dibahas, ya yang enam elemen itu, hasil kesepakatan itu. Bagaimana menentukan kapan ekspornya lagi," ujar Mahendra usai Rapat Koordinasi (Rakor) di kantor Kemenko, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, pertemuan antara pemerintah dengan bos Freeport saat Rakor tadi hanya membas tentang renegoisasi kontrak karya (KK), bukan perpanjangan kontrak Freeport yang akan selesai 2021.

"Kontrak itu enggak diperpanjang, itu 2021 selesai. Itu masuk dalam tahapan izin usaha karena pengaturan dan peraturannya bukan termasuk KK," terangnya.

Dia menambahkan, investasi tentang pembangunan smelter itu tidak dilakukan sendiri, namun dilakukan bersama-sama yaitu secara Business to Business.

"Izin kan soal investasi sebenarnya tidak dilakukan sendiri, tapi kami yang memperoleh izin itu sudah banyak. Ada gilirannya apakah milih salah satu, saya enggak masuk sampai itu, izin mendirikan proses smelter itu dilakukan B to B," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Respons Freeport Indonesia...
Respons Freeport Indonesia Saat Dapat Sinyal Perpanjangan Kontrak Tambang Usai 2041
Dihantam Dua Tragedi...
Dihantam Dua Tragedi Besar, Freeport Gagal Capai Target 2025
Freeport Minta Perpanjangan...
Freeport Minta Perpanjangan Kontrak Tambang Meski 2041 Masih Lama, Begini Kata Menteri ESDM
2 Pekerja Tambang PT...
2 Pekerja Tambang PT Freeport yang Terjebak Longsor Ditemukan Meninggal
Freeport Targetkan Produksi...
Freeport Targetkan Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Pulih dalam Dua Pekan
55 Tahun Freeport Indonesia...
55 Tahun Freeport Indonesia Menjadi Pionir Pengembangan dan Pengoperasian Tambang Bawah Tanah Block Caving Terbesar di Dunia
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
5 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
5 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
6 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
6 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved