Kuota Elpiji 3 Kg Jatah Kudus Ditambah 10%

Rabu, 04 Juni 2014 - 20:55 WIB
Kuota Elpiji 3 Kg Jatah...
Kuota Elpiji 3 Kg Jatah Kudus Ditambah 10%
A A A
KUDUS - Kuota gas elpiji 3 kilogram (kg) jatah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akan ditambah hingga 10% dari biasanya. Penambahan stok ini seiring kian dekatnya momen puasa Ramadan dan Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Sales Eksekutif Pertamina Region 4 Rayon IV, Roby C Djasmy mengatakan tingkat penggunaan elpiji 3 kg saat momen puasa hingga lebaran cenderung meningkat. Oleh karena itu, perlu langkah strategis untuk mengatasi kondisi tersebut.

Sebab jika permintaan meningkat dan stok elpiji 3 kg minim dimungkinkan akan memicu terjadinya lonjakan harga. Dan jika persoalan itu tak tertangani, maka dapat memicu kelangkaan elpiji bersubsidi tersebut karena faktor penimbunan dan lain sebagainya.

“Makanya alokasi elpiji 3 kg untuk Kudus akan kita tambah untuk menghadapi puasa dan lebaran,” kata roby usai melakukan rapat koordinasi dengan 8 agen, SPBE, kepolisian dan sejumlah instansi terkait lainnya yang digelar di ruang rapat Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Rabu (4/6/2014).

Kebutuhan tabung gas elpiji 3 kg per bulan di Kudus mencapai 480.000 buah. Atau jika dirata-rata tiap pekan sekitar 120.000 tabung elpiji bersubsidi tersebut.

Realisasi penambahan kuota ini, kata Robi akan mulai dilakukan pada pekan pertama Juni ini. Penambahan kuota untuk pekan pertama dan kedua sebanyak 4% dari biasanya. Sedang untuk pekan ketiga dan keempat akan ditambah lagi hingga mencapai 8% dari biasanya.

“Sedangkan untuk Juli pekan pertama hingga keempat akan ditambah 10%. Terkait Pilpres 9 Juli, tidak ada tambahan kuota karena diperkirakan momen tersebut tak berimbas pada melonjaknya permintaan elpiji 3 kg,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat lebaran, pihak Pertamina akan membentuk tim satgas yang terdiri dari agen dan pangkalan. Satgas tersebut akan selalu siaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait elpiji 3 kg. “Satgas itu efektif bekerja H – 10 dan H+10 lebaran,” paparnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
12 menit yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
23 menit yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
50 menit yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved