Presiden Baru Diminta Bangun Infrastruktur

Jum'at, 06 Juni 2014 - 11:47 WIB
Presiden Baru Diminta...
Presiden Baru Diminta Bangun Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Pemimpin Indonesia ke depan diharapkan dapat memimpin dan merubah negeri ini menjadi lebih baik. Jika salah satu dari capres terpilih menjadi presiden, harus dapat membenahi perekonomian Indonesia, terutama infrastruktur.

Pasalnya, infrastruktur yang belum terbenahi secara keseluruhan telah menghambat aktivitas industri di tanah air dan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief Eksekutif Officer (CEO) PT Bosowa Group, Erwin Aksa saat Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Harapan Para Pengusaha Pada Presiden dan Kabinet Baru" di Hotel Amos Cozy, Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Menurutnya, selama ini sektor industri mengalami banyak kendala seperti infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai. Sementara, masalah listrik, dinilai Erwin tidak begitu menjadi kendala bagi pengusaha, karena suplainya dari PLN.

"Tapi kalau jalan (infrastruktur) itu belum seluruhnya memadai. Jadi, pasokan yang ingin masuk ke daerah terhambat karena keterbatasan infrastruktur dan diharapkan pemimpin baru bisa benahi ini," tuturnya.

Dia mengatakan, infrastrukutur diharapkan menjadi agenda penting bagi pemimpin baru Indonesia. Hal tersebut juga bertujuan agar tingkat konsumsi masyarakat lebih meningkat.

Saat ini, kata Erwin, daya beli masyarakat yang tinggi masih terhambat infrastruktur yang belum meadai. Sebab itu, hal ini diharapkan bisa menjadi pekerjaan rumah (PR) pemimpin baru Indonesia ke depan.

Hal tersebut menjadi kunci pembangunan Indonesia. Di mana, daya beli masyarakat meningkat dan kelas menengah semakin besar.

"Ini PR penting bagi Presiden baru, agar ke depan pemerataan industri bisa tersebar di beberapa daerah yang berpotensi bisa berkembang di industri-industri yang menjadi unggulan mereka. Saya kira itu harus didorong," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
25 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
36 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
43 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
1 jam yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved