RI Perlu Waspadai Membaiknya Ekonomi AS

Jum'at, 06 Juni 2014 - 13:42 WIB
RI Perlu Waspadai Membaiknya...
RI Perlu Waspadai Membaiknya Ekonomi AS
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, Indonesia perlu mewaspadai membaiknya ekonomi Amerika Serikat (AS). Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan dana dari emerging market akan kembali ke AS.

Selain itu, perlambatan ekonomi China juga memengaruhi harga komoditas ekspor Indonesia. "Yang pasti kita sudah bagian pasar global. Apa yang ada di Amerika Serikat dan Tiongkok juga berdampak bagi Indonesia," ujar dia di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Agus mengatakan, data terbaru Bank Sentral Eropa yang memangkas suku bunga acuannya menjadi 0,15% dari 0,25%, dan suku bunga deposito menjadi minus 0,10% dari nol juga menjadi hal yang perlu diwaspadai.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah dan BI harus berupaya menyehatkan kondisi ekonomi domestik seperti inflasi dan defisit transaksi berjalan.

"Kita tentu harus terus mewaspadai adanya gejala kondisi ekonomi negara-negara maju yang semakin baik," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
12 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
48 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved