Fuad Ingin Pegawai Pajak Seperti Swasta

Selasa, 10 Juni 2014 - 17:13 WIB
Fuad Ingin Pegawai Pajak...
Fuad Ingin Pegawai Pajak Seperti Swasta
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berkeinginan agar para pegawai pajak di dalam naungannya memiliki reward atau penilaian kinerja yang baik seperti pegawai swasta.

Pembentukan ini akan seperti karyawan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

"Bisa reward sistemnya seperti itu. Badan tapi bukan swasta. Jadi reward bagus, dan ancaman pemecatan juga harus ada. Karena dengan dia PNS, dia (pegawai) kan mengikuti UU PNS, yang terlalu memproteksi orang-orang yang berkinerja tidak baik," ucap Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu, Fuad Rahmany di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Fuad mengatakan, ada dua poin penting untuk rencana ini, yakni reward system yang berdasarkan penilaian masing-masing ketentuan.

"Jadi ada dua poin yang penting, reward system nya harus bagus seperti swasta, tapi dia juga bisa dipecat kapan saja kalau tidak berkinerja dengan baik. Dan itu hanya bisa kalau bukan PNS," sambungnya.

Menurut Fuad, saat ini PNS kalau tidak berkinerja dengan baik itu tidak bisa dipecat karena PNS hanya bisa dipecat, kalau dia tertangkap tangan melakukan kriminal.

"Seperti yang kita lakukan selama ini menangkap pegawai dengan KPK. Tapi kalau enggak bisa kita tangkap tangan, enggak bisa kita ganti. Reward juga kurang, itu hanya bisa kalau bukan PNS. Kalau PNS dia pukul rata semua sama, jadi sulit untuk bisa dibedakan. Sistem insentifnya enggak bisa kalau PNS, jadi dia harus seperti swasta," papar Fuad.

Dia menjelaskan, nantinya DJP tetap di bawah naungan Kementerian Keuangan seperti sekarang ini dan berharap dapat dilakukan pada pemerintahan baru. "Tidak harus, intinya itu saja. Terserah capres yang baru," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Perusahaan Pemungut...
Perusahaan Pemungut Pajak Digital Sudah Ditunjuk, Siapa Saja Mereka?
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved