Bank Dunia Peringatkan Krisis Ekonomi Global

Rabu, 11 Juni 2014 - 14:55 WIB
Bank Dunia Peringatkan...
Bank Dunia Peringatkan Krisis Ekonomi Global
A A A
WASHINGTON - Bank Dunia telah memperingatkan investor untuk mempersiapkan krisis berikutnya, setelah memangkas proyeksi pertumbuhan global tahun ini dari 3,2% menjadi 2,8%. Hal ini didasari kekhawatiran ekonomi di Amerika Serikat (AS), krisis Ukraina dan perubahan masa depan kebijakan makro.

Secara keseluruhan Bank Dunia melihat pertumbuhan global 5% untuk tahun ketiga berturut-turut di negara-negara berkembang akan mengalami pertumbuhan mengecewakan.

Dilansir dari Wealth Manager, Rabu (11/6/2014), Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan negara-negara berkembang dari 5,3% (pada rilis Januari) menjadi 4,8%, meskipun mereka memperkirakan rebound tajam selama dua tahun ke depan, dengan pertumbuhan 5,4% pada 2015 dan 5,5% pada 2016.

Perkiraan ekonomi AS juga dipangkas menjadi 2,1% dari 2,8%. Pun, pandangan untuk Brasil, Rusia, India dan China diturunkan. Kemunduran mungkin bersifat sementara dan 2015 diperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia tidak berubah di 3,4%.

Mereka juga memproyeksikan pertumbuhan negara-negara maju 1,9% pada 2014, mengantisipasi mempercepat menjadi 2,4% tahun depan dan 2,5% pada 2016.

Kaushik Basu, wakil presiden senior dan kepala ekonom Bank Dunia mengatakan, risiko keuangan jangka pendek telah menjadi 'kurang mendesak' meskipun pasar saham dan obligasi tetap rentan terhadap perubahan dalam kebijakan moneter.

"Kesehatan ekonomi keuangan telah membaik, dengan pengecualian China dan Rusia. Pasar saham (juga) telah melakukan dengan baik di negara berkembang, terutama India dan Indonesia. Tapi, kita tidak benar-benar keluar dari hutan," jelasnya.

Pengetatan bertahap kebijakan fiskal dan reformasi struktural diperlukan untuk memulihkan ruang fiskal yang habis oleh krisis keuangan pada 2008. "Singkatnya, sekarang adalah waktu untuk mempersiapkan krisis berikutnya," tandas Basu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Bank Dunia:...
Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global Memasuki Dekade Terburuk sejak Tahun 1960-an
Ramalan Bank Dunia Ungkap...
Ramalan Bank Dunia Ungkap Ekonomi Global Masih Suram di 2024
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Bank Dunia Proyeksi...
Bank Dunia Proyeksi Ekonomi 2020 Minus
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
31 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
38 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved