2015 ESDM Ajukan Produksi Minyak 830-870 Ribu

Kamis, 12 Juni 2014 - 10:55 WIB
2015 ESDM Ajukan Produksi...
2015 ESDM Ajukan Produksi Minyak 830-870 Ribu
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik melakukan Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR mengenai Rencana Kerja Program/Rencana Kerja Anggaran Kementerian ESDM. Dalam kesempatan itu, Menteri ESDM mengajukan pagu anggaran tahun 2015 sebesar Rp11,36 triliun dan produksi minyak sekitar 830.000-870.000 barel per hari.

Mengawali pertemuan, Wacik mengatakan, rapat kerja ini merupakan pembahasan pendahuluan anggaran Kementerian ESDM tahun 2015. Jadi hal yang disampaikan hanya intisari karena akan disempurnakan oleh pemerintahan yang baru.

Lebih lanjut dipaparkan, untuk 2015, pemerintah memiliki sasaran strategis yang terkait ketahanan energi nasional yaitu produksi minyak 830.000 hingga 870.000 barel per hari. 1.248.000 barel setara minyak per hari dan batu bara 421 juta ton.

Sasaran strategis lainnya adalah DMO gas 50% alokasi dometik dan batu bara 97 juta ton. Selain itu, energi baru terbarukan 6%.

Mengenai produksi minyak, Wacik meyakini perhitungan tersebut realistis karena sesuai rencana, pada April 2015, Blok Cepu akan mencapai puncak produksinya yaitu sebesar 165.000 barel per hari.

"Kalau 818.000 barel yang tahun ini ditambahkan (produksi) Cepu, kelihatannya angka 830.000 hingga 870.000 merupakan angka yang realistis yang akan bisa kita capai. Malah mungkin nanti lebih," katanya, Rabu (11/6/2014) malam.

Sementara sasaran lainnya adalah peningkatan ketersediaan infrastruktur pelayanan dasar yaitu rasio elektrifikasi 83,18%, pembangkit (PLN dan IPP) 2.761 MW, jaringan transmisi. 474 KMS, gardu induk 870 MVA, jaringan distribusi 7.0585,5 KMS dan gardu distribusi 150,3 MVA.

Wacik memaparkan, arah kebijakan pemerintah tahun 2015 adalah peningkatan cadangan pasokan energi primer dan bahan bakar, peningkatan kapasitas dan tingkat pelayanan infrastruktur energi, efisiensi dalam pengelolaan energi, peningkatan peranan EBT dalam bauran energi dan peningkatan jangkauan dan kehandalan infrastruktur ketenagalistrikan.

Menteri ESDM juga menyampaikan pagu indikatif Kementerian ESDM sebesar Rp 11,36 triliun.

Dalam raker yang dipimpin Achmad Farial tersebut, Komisi VII menyatakan menerima penyampaian materi pendahuluan RKP/RPA tahun 2015 oleh Menteri ESDM dan akan menjadi bahan pertimbangan pembahasan RKA/KL RAPBN-P tahun 2015 mendatang.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
24 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
59 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved