BPOM Temukan 6.222 Produk Tak Layak Edar

Kamis, 12 Juni 2014 - 19:43 WIB
BPOM Temukan 6.222 Produk...
BPOM Temukan 6.222 Produk Tak Layak Edar
A A A
JAKARTA - Menjelang Ramadan, peredaran barang konsumsi yang tidak sesuai dengan ketentuan semakin banyak ditemukan. Setidaknya dalam tiga hari melakukan inspeksi di pasaran, Badan Pengasawan Obat dan Makanan (BPOM) berhasil menemukan sekitar 6.222 kemasan barang yang tidak sesuai ketentuan edar.

Kepala BPOM, Roy Sparringa mengatakan, hasil temuan itu diperoleh dari razia yang dilakukan seluruh balai besar pengawas obat dan makanan di Indonesia.

"Jumlah tersebut ditemukan dari 520 sarana distribusi yang dicurigai dan akan ditindak apakah produknya memenuhi ketentuan," ujarnya saat konferensi pers di Kantor BPOM, Jakarta, Kamis (12/6/2014).

Dia menjelaskan, hasil temuan tersebut terbagi menjadi tiga jenis penyimpangan peredaran barang antara lain adalah barang ilegal atau tanpa izin edar, barang kadaluarsa dan barang dengan kemasan yang rusak.

"Jadi dari temuan-temuan itu, sebesar 62% merupakan produk pangan ilegal, 17% produk kadaluarsa dan 27% tidak memenuhi ketentuan terhadap sarana yang dicurigai," jelasnya.

Walaupun temuan tersebut dinilai masih tergolong kecil, namun menurut Roy hal ini membuktikan bahwa pengawasan dilapangan masih berjalan dengan baik. Dia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada karena biasanya jelang hari raya Idul Fitri akan lebih banyak lagi produk yang beredar dipasaran.

"Saat ini nilainya Rp248 juta lebih hampir Rp249 juta dalam tiga hari ini saja. Dari 20 provinsi yang melaporkan, yang paling tinggi memang Jakarta. Jelang Lebaran biasanya akan lebih banyak lagi," kata dia.

Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, Roy menyatakan pihaknya akan melakukan langkah-langkah pencegahan dan pembinaan yang juga disertai sangsi kepada produsen maupun distributor barang-barang tersebut.

"Kita akan lakukan pembinaan, sanksi administratif serta pro justisia kepada produsen maupun distributor nakal," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPOM Gelar Pameran Produk...
BPOM Gelar Pameran Produk Probiotik
Beredar Ikan Makarel...
Beredar Ikan Makarel Kaleng Palsu, BPOM Minta Masyarakat Waspada
Marak Suplemen dengan...
Marak Suplemen dengan Klaim Bikin Tahan Lama di Ranjang, BPOM Peringatan Ini ke Pria
BPOM Tegaskan Belum...
BPOM Tegaskan Belum Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Ivermectin sebagai Obat COVID-19
Ajak Masyarakat Sadar...
Ajak Masyarakat Sadar Kesehatan, BPOM Segera Terapkan Label Kemasan dengan Skema Traffic Light
BPOM-Pemkab Bulukumba...
BPOM-Pemkab Bulukumba Jalin Sinergi dalam Pengawasan Obat dan Makanan
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved