Wall Street Jatuh Dipicu Krisis Irak

Jum'at, 13 Juni 2014 - 09:00 WIB
Wall Street Jatuh Dipicu...
Wall Street Jatuh Dipicu Krisis Irak
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berakhir melemah dipicu kekhawatiran memanasnya kondisi geopolitik di Irak setelah data ekonomi pada penjualan ritel dan pengangguran Amerika Serikat (AS) yang mengecewakan.

Tiga indeks utama di AS berakhir terkoreksi. Indeks S&P 500 terkoreksi selama tiga hari berturut-turut, sedangkan Dow Jones jatuh lebih dari 100 poin untuk hari kedua berturut-turut.

Situasi di Irak kian memanas. Pasukan etnis Kurdi mengambil kendali pusat minyak Kirkuk setelah pasukan Syiah yang dipimpin pemerintah meninggalkan pos mereka.

Presiden AS Barack Obama menyatakan menolak tidak terlibat terhadap tindakan militan Islam Sunni di Irak yang telah menyerbu Baghdad dan mengancam mendirikan negara jihad sendiri. Pasar saham AS jatuh dipercepat dengan komentar Obama tersebut. Sektor industri dan konsumen memimpin penurunan.

"Ada sedikit penyebab dari krisis Irak di sini. Kekhawatiran geopolitik telah mengambil alih. Situasi ini mengalir dan apa yang terjadi kelihatannya sangat cepat," kata Kepala Investasi Solaris Asset Management LLC Timothy Ghriskey seperti dilansir Reuters, Jumat (13/6/2014).

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup turun 109,69 poin atau 0,65% menjadi 16.734,19; indeks S&P 500 (SPX) turun 13,78 poin atau 0,71% ke 1.930,11 dan Nasdaq Composite (IXIC) turun 34,30 poin atau 0,79% ke 4.297,63.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
29 menit yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
43 menit yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
2 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
2 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
4 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
4 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved