WIKA Raih Kontrak Baru hingga Mei Rp6,4 T

Minggu, 15 Juni 2014 - 13:20 WIB
WIKA Raih Kontrak Baru...
WIKA Raih Kontrak Baru hingga Mei Rp6,4 T
A A A
JAKARTA - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) hingga Mei 2014 meraih kontrak baru sebesar Rp6,4 triliun atau sekitar 24,78% dari target kontrak baru 2014 sebesar Rp25,83 triliun.

Beberapa kontrak yang telah diperoleh hinggga Mei, antara lain proyek flyover simpang air hitam, Samarinda senilai Rp105,9 miliar; proyek pembangunan jembatan Dompak, Tanjung Pinang, Riau sebesar Rp284,4 miliar; proyek CBD Surabaya Apartemen Rp634,6 miliar; proyek Dharma Husada Tower sebesar Rp401,8 miliar.

Selain itu, proyek terminal BBM Pulau Sambu, Kepulauan Riau Rp740,45 miliar; proyek penimbunan gasoline Tanjung Uban, Kepulauan Riau Rp1,14 triliun; proyek pengadaan jasa pembangunan infrastruktur dan gedung baru ITB senilai Rp178,66 miliar; proyek konstruksi fisik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jakarta Selatan Rp188,28 miliar; dan proyek pembangunan gedung kuliah Universitas Telkom di Bandung sebesar Rp110,22 miliar.

Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Agrawan mengungkapkan, perseroan menargetkan total kontrak dihadapi (order book) tahun ini sebesar Rp49,97 triliun. Angka itu naik 28,56% terhadap target tahun 2013 sebesar Rp38,87 trilun.

"Total kontrak dihadapi ini, terdiri dari target kontrak baru tahun 2014 sebesar Rp25,83 triliun dan carry over dari tahun 2013 sebesar Rp24,14 triliun," ujar Natal di Jakarta, akhir pekan ini.

Dia melanjutkan, komposisi perolehan kontrak baru WIKA untuk tahun 2014, berasal dari induk perusahaan 70% dan sisanya 30% dari anak perusahaan.

Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo menambahkan, perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini membukukan penjualan sebesar Rp2,79 triliun. Penjualan pada kuartal I/2014 didorong pertumbuhan laba di beberapa segmen bisnis.

Segemen bisnis WIKA, antara lain infrastruktur dan gedung, energi dan industrial plant (jasa konstruksi energi dan EPC serta jasa operasi pemeliharaan pembangkit listrik), industri (beton pracetak, konstruksi baja, dan industri pertambangan) serta properti.

Dia menuturkan, perseroan pada kuartal I/2014 memperoleh laba bersih sebesar Rp167,51 miliar atau mencapai 24,68% dari target sepanjang 2014 sebesar Rp678,65 miliar. WIKA juga menargetkan pada tahun 2014 akan memperoleh total kontrak dihadapi sebesar Rp49,97 triliun atau naik sebesar 28,56% terhadap target tahun 2013 sebesar Rp38,87 triliun.

Sementara itu, Bambang menuturkan, perseroan pada tahun ini menargetkan penjualan (termasuk penjualan proyek joint venture) sebesar Rp18,82 triliun atau naik 22,84% dari target tahun lalu sebesar Rp15,41 triliun.

Sedangkan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tahun ini ditargetkan dapat mencapai angka Rp678,65 miliar atau naik sebesar 22,27% dari target tahun lalu sebesar Rp555,06 miliar.

"Meningkatkan target penjualan dan laba tahun tahun ini, seiring dengan meningkatnya tender kontrak infrastruktur baik dari sipil, BUMN maupun swasta," ujar Bambang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garap Proyek Konstruksi,...
Garap Proyek Konstruksi, Waskita Beton Gandeng Perusahaan Jepang
Bidik Kontrak Rp40 Triliun,...
Bidik Kontrak Rp40 Triliun, WIKA Pede Bisa Raup Laba Rp1,05 Triliun
Holding BUMN Perhotelan...
Holding BUMN Perhotelan Ditargetkan Rampung Mei, Ini Progresnya
Profil Wika Bitumen,...
Profil Wika Bitumen, BUMN yang Terjerat Kasus Hukum Dituntut Rp5 Miliar
Keren! Asbuton Bisa...
Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor
Wika Sebar Dividen Rp457...
Wika Sebar Dividen Rp457 Miliar dari Laba Bersih 2019
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
9 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
9 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
10 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
10 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved