Jelang Ramadan Harga Sembako di Maros Mulai Naik

Rabu, 18 Juni 2014 - 18:20 WIB
Jelang Ramadan Harga...
Jelang Ramadan Harga Sembako di Maros Mulai Naik
A A A
MAROS - Jelang Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan perlahan-lahan mulai merangkak naik.

Kenaikan yang cukup signifikan itu terjadi pada kebutuhan jenis telur, beras, ayam, bawang merah dan bawang putih. Umumnya kenaikannya berkisar 10% sampai 20%.

Dari pemantauan di Pasar Sentral Maros yang merupakan pasar terbesar di kabupaten Maros, kenaikan bawang merah, yang sehari sebelumnya dijual dengan harga Rp25 ribu per Kg, naik menjadi Rp35 ribu per Kg. Sementara untuk telur ayam, sebelumnya harganya sekitar Rp28 ribu per rak dan naik menjadi Rp32 ribu per rak. Untuk daging ayam jika sebelumnya harganya hanya sekitar Rp40 ribu per ekor, maka sekarang sudah mencapai Rp50 ribu per ekor.

Menurut salah satu pedagang, Sitti, kenaikan kebutuhan pokok di pasar tradisional dipicu karena momen menjelang bulan puasa. Dia mengatakan, kenaikan ini akan terjadi hingga H-1 bulan Ramadan.

"Semuanya sudah naik. Beberapa hari lalu, harga bawang itu Rp25 ribu per kg. Tapi sekarang sudah menjadi Rp35 ribu per kg," jelasnya, Rabu (18/6/2014).

Sementara itu PLT Kasi Penyaluran Promosi & Eksport Daerah Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) kabupaten Maros, Markus P menuturkan, kenaikan harga kebutuhan bahan pokok tersebut diprediksi akan terus melonjak hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Berdasarkan data yang dimiliki Koperindag Maros pekan ini, kenaikan kebutuhan bahan pokok berkisar antara 6,7% sampai 22%. Di antaranya yang mengalami kenaikan adalah beras IR 46 pada pekan kedua bulan juni harganya berkisar Rp7.000 per kg, naik menjadi Rp7.500 per kg. Bawang putih dari harga Rp17.000 per kg, naik menjadi Rp20.000 per kg. Cabe merah biasa Rp15.000 per kg naik menjadi Rp16.000 per kg.

"Ada beberapa kebutuhan yang memang naik jelang Ramadan, tapi ada juga yang tidak. Naiknya beberapa harga itu dikarenakan tingginya kebutuhan masyarakat, serta momen Ramadan. Ini bukanlah ulah spekulan, karena memang kebutuhan pokok itu stoknya ada," ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komunitas Jurnalis Bandung...
Komunitas Jurnalis Bandung Berbagi Sembako Guna Semangati Nakes
Polsek Medan Baru Salurkan...
Polsek Medan Baru Salurkan Sembako Kepada Warga Kelurahan Sari Rejo
Bantu Tenaga Medis dan...
Bantu Tenaga Medis dan Karyawan, OMNI Hospitals Gelar Bazar Sembako Murah
Bantu Warga, Program...
Bantu Warga, Program Tebus Sembako Murah SandiUno Sasar Warga Sidoarjo
Ramadhan & Idul Fitri...
Ramadhan & Idul Fitri 2021, BUMN Ini Luncurkan Paket Sembako Murah
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved