UMKM Diberi Kemudahan Bayar Pajak

Jum'at, 20 Juni 2014 - 10:20 WIB
UMKM Diberi Kemudahan...
UMKM Diberi Kemudahan Bayar Pajak
A A A
SURABAYA - Tingkat kesadaran membayar pajak bagi masyarakat Kota Surabaya masih rendah. Dari 7.442 badan usaha, tercatat hanya 2.836 badan usaha yang membayar pajak, sisanya masuk kategori tak taat pajak.

Kondisi memprihatinkan terlihat dari Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP), untuk Kecamatan Tenggilis WPOP sebanyak 44.580, tetapi masyarakat yang membayar pajak hanya sebanyak 23.172.

Untuk itu, Direktorat Jendral Pajak (DJP) melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surabaya Rungkut melakukan sosialisasi kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan tema 'Pengusaha Kecil Sadar Pajak' di Kantor Kelurahan Kutisari, Surabaya.

"Sosialisasi ini diikuti 70 UMKM. Kami ingin mencari pembayar pajak baru," kata Kepala KPP Pratama Rungkut, Surabaya I Wayan Sana, Kamis (19/6/2014).

Terobosan ini, ujar Wayan, diyakini bisa mendongkrak target perolehan pajak yang dibebankan sebesar Rp712,84 miliar. Target ini baru terealisasi sebesar Rp227,27 miliar, Sehingga masih kurang sekitar Rp125,23 miliar.

Target ini akan terealisasi, karena potensi membayar pajak masih tinggi. Ditjen Pajak akan melakukan sosialisasi menyadarkan pajak, khususnya bagi UMKM.

Untuk UMKM, Direktorat Pajak memiliki kebijakan baru berupa keringanan membayar bajak sebesar 1%. Cara ini akan menyadarkan UMKM dalam membayar pajak, karena beban yang ditanggung tidak besar.

"Pendapatan di bawah Rp4,8 miliar memiliki peluang mendapatkan keringanan pajak. Kami memberikan kemudahan bagi mereka," ujarnya.

Wayan berharap kesadaran membayar pajak bagi masyarakat terus meningkat, karena Kota Surabaya yang menjadi kota bisnis mengandalkan pajak sebagai pendapatan utama.

Pada 2012 menunjukan PDRB Kota Surabaya mencapai Rp264 triliun, sektor perdagangan menjadi penyumpang utama sebesar Rp70 triliun, diikuti usaha di bidang restoran Rp30 triliun dan industri pengolahan makanan dan minuman sebesar Rp24 triliun.

Berdasar data penerimaan pajak Kantor Wilayah DJP Jatim, jumlah penerima pajak pusat hanya mencapai Rp14,5 triliun atau 5,21% dari total PDRB, sebagian besar berasal dari industri besar serta pegawai atau karyawan.

Nilai ini masih tergolong kecil dengan melihat tax ratio nasional untuk pusat 2012 sebesar 12%. "Makanya kami terus melakukan sosialisasi yang akan dilakukan secara periodik, mulai sosialisasi mendaftarkan diri untuk NPWP, membayar pajak, dan melaporkan kewjaiban pajak," paparnya.

Sementara, Kepala Seksi Verifikasi KPP Pratama Surabaya Rungkut, Bangun Nurcahya mengatakan, masyarakat harus segera sadar pajak. Karena, pemerintah semakin memberikan kemudahan dalam pengurusan pajak, apalagi UMKM.

"Kemudahan diberikan supaya kesadaran pajak meningkat. Sekarang masih belum banyak," katanya.

Menurut dia, sesuai ketentuan jika penghasilan semakin banyak, maka pajak yang harus disetor ke pemerintah semakin besar.

Pajak ini tidak bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat, karena hasil dari pajak akan diperuntukan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
2 menit yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
15 menit yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
1 jam yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
1 jam yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
1 jam yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
1 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved