Anggaran Dipotong, Kementan Amankan Program Petani

Sabtu, 21 Juni 2014 - 19:17 WIB
Anggaran Dipotong, Kementan...
Anggaran Dipotong, Kementan Amankan Program Petani
A A A
MATARAM - DPR telah menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 yang diajukan oleh Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk segera diundangkan. Dengan demikian, anggaran belanja K/L akan mengalami pemangkasan sebesar Rp43 triliun.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Rusman Heriawan mengatakan, kementeriannya yang mendapat jatah pemangkasan sebesar Rp1,9 triliun akan mengamankan program yang bersentuhan dengan masyarakat untuk tidak turut terpangkas.

"Artinya anggaran Kementan yang tadinya Rp15 triliun, sekarang tinggal sekitar Rp13 triliun. Pemotongannya pertama kita kiatnya adalah semua program yang bersentuhan dengan masyarakat itu kita amankan," terang dia di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (21/6/2014).

Terlebih pihaknya telah berjanji dengan masyarakat petani untuk berbagai program yang telah dicanangkan. Oleh karena itu, dia mengaku hanya akan memotong belanja yang lebih bersifat operasional yang dilakukan oleh kementeriannya.

"Contoh perjalanan dinas, rapat-rapat. Bikin pameran. Kita pilih lah, kalau programnya yang punya pengaruh terhadap peningkatan produksi kita amankan, itu yang biasanya bersentuhan dengan masyarakat," imbuh dia.

Dia menjamin, program yang dicanangkan untuk petani akan terbebas dari pemangkasan. Oleh sebab itu, jika ada penurunan produksi, menurutnya itu lebih disebabkan karena anomali musim seperti El Nino.

"Jadi bukan karena anggarannya (penurunan produksi). Kalau Rp4,2 triliun kemarin sempat turunkan target, tapi dengan Rp1,9 triliun nah itu dari sisi yang enggak punya sisi leverage (daya ungkit) itu kita kurangi," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
38 menit yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
1 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved