Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang

Sabtu, 16 Mei 2020 - 23:27 WIB
loading...
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso dukung percepatan tanam melalui Sekolah Lapang. Foto/Dok.Kementerian Pertanian
A A A
JAKARTA - Sebanyak 16 provinsi dan 72 kabupaten di Indonesia mendapatkan program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP), kegiatannya antara lain Sekolah Lapang. Salah satu yang mendapatkan program ini adalah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang memanfaatkannya untuk mendukung percepatan tanam.

IPDMIP merupakan program untuk meningkatkan nilai dan keberlanjutan pertanian . Bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat perdesaan. IPDMIP fokus di bidang irigasi, diantaranya untuk keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten.

Kesempatan ini tidak disia-siakan Poso. Berbagai kegiatan sudah dilakukan para petani dan petugas terkait. Salah satu diantaranya adalah kegiatan Sekolah Lapang (Farmer Field School).

Di Poso, salah satu penerima proyek ini adalah Daerah Irigasi Pongge'e Desa Poleganyara, Kecamatan Pamona Timur, dan telah melaksanakan Kegiatan Sekolah Lapang pada Musim Tanam (MT) 1. Kegiatan yang dilaksanakan dari bulan Februari hingga Mei 2020 ini bertujuan untuk meningkatkan banyak hal.

Diantaranya wawasan pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan kegiatan budidaya dan pengelolaan usaha tani; kemampuan dan kesadaran petani dalam memanfaatkan lahan usaha taninya secara produktif; kepercayaan diri petani dalam mengadopsi praktek-praktek budidaya dan pengelolaan usaha tani yang lebih baik; serta membangun kemandirian petani dalam pengelolaan proses pembelajaran dari, oleh dan untuk petani itu sendiri.

"Dengan adanya kegiatan Sekolah Lapang, petani merasa sangat terbantu. Rata-rata mereka memperlihatkan respon yang baik dan menindaklanjuti pengetahuan yang mereka dapatkan dalam kegiatan Sekolah Lapang. Jika dibandingkan hasil dari tahun sebelumnya, pada tahun ini lebih meningkat. Ini terbukti pada panen MT 1 padi varietas Ciherang, produktivitas meningkat menjadi 4,5 ton per hektar dibandingkan hasil sebelumnya yang berkisar 3,6-3,8 ton per hektar," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Poso Suratno dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (16/5/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Rekomendasi
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Berita Terkini
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved