Langkah Phapros Hadapi Fluktuasi Rupiah

Minggu, 22 Juni 2014 - 19:40 WIB
Langkah Phapros Hadapi...
Langkah Phapros Hadapi Fluktuasi Rupiah
A A A
SEMARANG - PT Phapros Tbk (non listed) menyatakan kesiapannya menghadapi fluktuasi rupiah tahun ini. Ada beberapa langkah yang dilakukan perusahaan dalam menjaga pelemahan rupiah tidak menekan kinerja seperti pada 2013.

Pertama, tentu kita pantau terus pergerakan rupiah sehingga bisa lakukan hedging. Kedua, efisiensi dalam proses produksi. Ketiga, buka pasar ekspor dalam rangka mengimbangi impor bahan baku yang tinggi.

Keempat, mengembangkan produk herbal dan bahan baku lokal," ungkap Direktur Keuangan Phapros Budi Ruseno di Semarang, Sabtu (21/6/2014).

Kendati demikian, fluktuasi rupiah saat ini belum mendorong Phapros untuk menyesuaikan harga. Sebab, harga obat generik mengikut harga yang ditetapkan dalam e-catalog. Sementara produk lain, seperti OTC dan Ethical sejauh ini belum diputuskan perubahannya. "Kita masih evaluasi, mengkaji perkembangan kurs,” ujarnya.

Budi menambahkan, terkait perluasan pasar ekspor juga menjadi fokus Phapros. Pasalnya, market share Phapros saat ini baru menyentuh angka 1,5%.

Menurutnya, pasar farmasi sangat besar karena tidak ada industri yang memonopoli pasar. Untuk pemain nomor satu saja market share-nya hanya 7%-8%.

Dia mengakui kompetisi di pasar farmasi sangat ketat, tetapi sangat regulated. Karena regulasi terus berubah. Dari 200 pemain di industri farmasi, hanya 30 pemain yang menguasai 70% pasar farmasi. "Yang berjuang itu posisi pemain 40 ke atas, rebutan pasar yang 30%,” jelasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tebar Dividen, Berikut...
Tebar Dividen, Berikut Strategi Bisnis Phapros 2023
Meramu Strategi Sektor...
Meramu Strategi Sektor Farmasi Demi Tumbuh Saat Pandemi
Di Tengah Pandemi, Phapros...
Di Tengah Pandemi, Phapros Salurkan Bantuan Dukung UMKM
Pacu Inovasi, Phapros...
Pacu Inovasi, Phapros Optimistis Capai Pertumbuhan Positif di 2020
Strategi Phapros Kurangi...
Strategi Phapros Kurangi Dampak Pandemi Diganjar TOP CSR Award 2021
Pasar dan Bahan Baku...
Pasar dan Bahan Baku Herbal Melimpah, Phapros Dukung Pengembangan OMAI
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
6 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
19 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
57 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved