Elpiji 3 Kg di Bangkalan Mulai Langka

Selasa, 24 Juni 2014 - 09:58 WIB
Elpiji 3 Kg di Bangkalan...
Elpiji 3 Kg di Bangkalan Mulai Langka
A A A
BANGKALAN - Keberadaan elpiji 3 kg mulai sulit ditemui atau langka di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sejumlah toko yang biasa menjual elpiji 3 kg kehabisan stok. Akibatnya, warga yang ingin membeli elpiji kelimpungan.

Mereka harus membeli elpiji ke agen karena di toko-toko dekat rumah warga kehabisan stok. Terkadang, stok elpiji seberat 3 Kg di agen juga habis. Kondisi tersebut terjadi sejak sepekan terakhir.

"Sekarang elpiji 3 Kg sulit untuk mendapatkan. Kemarin saya kulakan di agennya hanya dikasik lima tabung. Saya ingin membeli lebih tidak boleh," terang salah seorang pemilik toko yang berjualan elpiji, Sholeh, Selasa (24/6/2014).

Padahal, jika hari biasa, dia saat kulaan elpiji tidak dibatasi. Bahkan, kulaan sampai 30 tabung, prosesnya cepat dan mudah. Dia mengaku hanya menghubungi agen, lalu diantar ke tokonya.

"Sekarang berbeda, sebelumnya sudah nelpon, tapi tidak direspon. Kemudian saya kulakan langsung ke agen, tapi pembelian dibatasi. Yang kulakan kemarin, sekarang sudah habis," ungkapnya.

Menurut Sholeh, dirinya tidak tahu secara pasti kenapa elpiji sulit didapat. Tapi, informasinya elpiji 3 Kg akan naik setelah pelaksanaan pemilu presiden (Pilpres) atau pertengahan Ramadan.

"Saat ini harganya masih normal Rp17 ribu per tabung. Namun, katanya sebentar lagi mau naik. Dan tanda-tanda itu mulai ada yakni sulit dapat elpiji," ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya berharap elpiji 3 Kg tidak naik dalam waktu dekat. Pasalnya, beban masyarakat akan bertambah, apalagi sembako mulai naik jelang Ramadan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
45 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved