Subsidi Elpiji 3 Kg Tidak Perlu Dikurangi

Selasa, 24 Juni 2014 - 16:28 WIB
Subsidi Elpiji 3 Kg...
Subsidi Elpiji 3 Kg Tidak Perlu Dikurangi
A A A
JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari H Soemarno menyebutkan besaran subsidi elpiji kemasan 3 kg tidak perlu dikurangi. Lantaran masyarakat kelas menengah ke bawah masih membutuhkan untuk memenuhi kebutuhab rumah tangga sehari-hari.

"Subsidi elpiji 3 kg jangan dikurangi subsidinya. Program konversi sudah berjalan dan optimal. Coba lihat para pedagang kaki lima, mereka sangat bergantung dengan elpiji 3 kg," kata Ari di Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Dia mengatakan, sejak konversi minyak tanah dan elpiji diluncurkan, subsidi energi telah berkurang signifikan. Ia mengaku, dalam setahun sejak konversi dilakukan negara bisa melakukan saving anggaran sebesar Rp3 triliun.

Pengarahan konversi mitan dan elpiji dinilai juga memberi solusi ke masyarakat untuk mendapatkan energi murah dan ramah lingkungan. Karena itu, ia meniliai, subsidi elpiji 3 kg memang dapat membantu kalangan kelas menengah ke bawah dalam mendapatkan energi murah pengganti minyak tanah yang harganya mahal.

Ia menyimpulkan, dalam persoalan subsidi elpiji 3 kg yang perlu dibenahi adalah tata niaga. Melalui pengamatannya, sejumlah pengecer elpiji 3 kg belum melakukan pengelolaan distribusi secara baik.

"Saya lihat pengecer yang jual pakai gerobak, mereka menjualnya di daerah perumahan elite, seperti Kebayoran, dan Menteng. Kalau daerah tanah tinggi dan tempat yang memang banyak tinggal kelas menengah ke bawah mungkin benar. Tapi ini kan tidak demikian," tutur dia.

Untuk itu, ia mengharapkan ke depan distribusi atau tata niaga elpiji 3 kg wajib dibenahi. Sebab, kebocoran penggunaan elpiji 3 kg kepada yang tidak berhak dimungkinkan terjadi.

"Jadi yang harus dibenahi adalah tata niaga. Semua bisa dilakukan jika kita mau dan bekerja seoptimal mungkin dalam menciptakan sistem tata niaga elpiji 3 kg yang baik," tutur dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved