Subsidi KA Ekonomi Bakal Dihapus

Selasa, 24 Juni 2014 - 17:50 WIB
Subsidi KA Ekonomi Bakal...
Subsidi KA Ekonomi Bakal Dihapus
A A A
CIREBON - Tarif kereta api (KA) Kelas Ekonomi bakal mengalami penyesuaian dengan kembali ke tarif normal. Hal ini disebabkan adanya perubahan pada alokasi anggaran Kementerian Perhubungan dalam APBN.

Manajer Humas PT KA Daop 3 Cirebon Gatut Sutiyatmoko menyatakan, terjadi pemangkasan pada anggaran Kementerian Perhubungan dalam APBN Perubahan 2014 pasca Komisi V DPR menyetujuinya. Kondisi itu berdampak pada pengurangan besaran Public Service Obligation (PSO) angkutan KA kelas ekonomi bersubsidi.

"Hal ini mengakibatkan tarif untuk KA Ekonomi Jarak Jauh dan Jarak Sedang kembali ke tarif normal nonsubsidi, terhitung mulai keberangkatan KA September 2014 mendatang," papar dia, Selasa (24/6/2014).

Lain halnya dengan tarif KA Jarak Dekat/Lokal dan KRD, untuk sementara belum dikembalikan ke tarif normal nonsubsidi hingga 31 Desember 2014. Sebelumnya, pada 3 Maret 2014 besaran PSO sekitar Rp1,2 triliun.

Kini, setelah mengalami pengurangan sekitar Rp352 juta, besaran PSO untuk penumpang KA ekonomi menjadi sekitar Rp871 juta. Dia menyebutkan, penyesuaian tarif dilakukan untuk menjaga kelanjutan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa KA.

Dengan begitu diharapkan masyarakat tetap menggunakan KA sebagai pilihan moda transportasi massal yang aman, nyaman, bebas macet, dan ramah lingkungan. Selain itu, mulai 1 September 2014 pihaknya menetapkan kebijakan tarif pemesanan/pembelian tiket pada channel-channel eksternal.

"Masyarakat tak perlu repot-repot mendatangi stasiun untuk memesan tiket. Ini untuk mengurangi antrian di loket stasiun, supaya lebih nyaman," jelas dia.

Channel eksternal yang dapat diakses masyarakat di antaranya minimarket/kantor, agen tiket KA resmi, website berupa tiket.kereta-api.co.id, tiketkai.com, tiket.com, juga paditrain.com, aplikasi pada ponsel, hingga Payment Poin Contact Center 121.

Sementara itu, salah seorang warga pengguna jasa KA Ekonomi, Yusron, 42, meminta rencana penghapusan tarif subsidi disertai peningkatan pelayanan yang lebih prima dari PT KA.

Namun di sisi lain dia memprediksi, pemberlakuan tarif normal nonsubsidi pada KA memungkinkan masyarakat beralih pada moda transportasi darat lain yang lebih ekonomis, seperti bus.

"Belum lama ini saya naik bus keluar kota, yang saya rasakan tetap tarif bus lebih murah dibanding KA. Meski memang agak lama waktu tempuhnya, tapi kalau murah saya rasa tak apa-apa apalagi akan ada jalan tol yang memperpendek jarak tempuh perjalanan," tutur dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
35 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved