CT: Rupiah Ambruk Karena Faktor Seasoner

Selasa, 24 Juni 2014 - 20:46 WIB
CT: Rupiah Ambruk Karena...
CT: Rupiah Ambruk Karena Faktor Seasoner
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sejak kemarin terdepresiasi. Bahkan pada perdagangan hari ini, dari data Sindonews yang bersumber dari Limas menunjukkan rupiah semakin ambruk hingga ke level Rp12.038.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tandjung mengatakan, ambruknya rupiah disebabkan faktor seasoner, dimana di bulan Juni ini selalu terjadi pembagian dividen.

"Rupiah itu faktornya sangat tergantung dengan demand dan supply. Sekarang ini kebetulan demand-nya sedang tinggi, suplainya sedang berkurang. Karena faktor seasoner," ucap dia di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Dia menuturkan, akibat banyaknya perusahaan asing yang membagikan dividen, maka terdapat aliran yang keluar karena dividen yang diterima tersebut dibayarkan kepada pemilik modal yang ada di luar negeri.

"Kedua pembayaran utang dan bunga. Itu kan memang terjadi saat ini. Yang berikutnya adalah banyak impor terkait stocking menghadapi lebaran. Jadi faktor seasoner enggak usah khawatir," jelas dia.

Menurut pengusaha media ini, jika pemilihan umum (pemilu) yang diadakan Juli mendatang berjalan dengan baik, dan tidak terjadi masalah suatu apapun, akan berimbas kepada semakin terapresiasinya rupiah.

Sementara mengenai harga minyak yang terus meroket, dia mengatakan bahwa hal tersebut adalah dampak dari keadaan politik di Irak yang sedang tidak stabil. Oleh karenanya dia berharap, kondisi tersebut akan kembali stabil agar harga minyak kembali turun.

"Mudah-mudahan nanti setelah pemilu itu rupiah menguat, nanti harga minyaknya setelah Irak juga menurun harganya, sehingga masalah APBN-nya enggak akan jadi masalah," terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
5 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
5 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
5 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
5 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
6 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
6 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved