Cabai Melimpah, Mendag Ingin Terapkan Processing Food

Kamis, 26 Juni 2014 - 10:56 WIB
Cabai Melimpah, Mendag...
Cabai Melimpah, Mendag Ingin Terapkan Processing Food
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, pihaknya perlu menerapkan processing food saat stok cabai melimpah seperti sekarang ini.

Hal ini agar stok cabai yang banyak ini tidak terbuang akibat barangnya busuk atau sudah rusak, serta harganya tidak turun terlalu drastis.

"Sekarang ini harga cabe merah di pasaran itu antara Rp12.000-Rp18.000. Artinya di petaninya itu antara Rp6.000-Rp8.000 gitu lho. Nah jadi saya sudah utarakan ini di dalam satu rakor bahwa musti ada pendekatan baru, bahwa kita ini musti punya processing food," ujar dia di Gedung Kemendag Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Dia melanjutkan, daya tahan cabai setelah dipanen hanya sampai enam hari. Begitupun bawang, yang setelah dijemur hanya bertahan sampai dua minggu. Untuk itu, agar panen petani tetap melimpah dan harga jualnya tidak turun, perlu ada terobosan dengan mengeringkan produk hortikultura tersebut.

"Tapi ini juga kewajiban konsumen juga, misalnya contohnya ketika dikeringkan cabe itu mungkin di pasar tidak seindah warna cabe segar, tetapi rasa pedasnya sama. Hanya dikasih air hangat, diuleg pedasnya sama. Jadi ini yang musti kita berikan terobosan," terang dia.

Namun, lanjut Lutfi, terobosan ini masih terganjal beberapa masalah khususnya yang terkait dengan perpajakan. "Caranya memang ada masalah, terutama ketika ada implikasi terhadap pajak. Ini kan sulit. Saya akan berkordinasi dengan instansi pertanian, keuangan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit di...
Harga Cabai Rawit di Gresik Tembus Rp120 Ribu Per Kilogram
Harga Cabai Mahal, Emak-emak...
Harga Cabai Mahal, Emak-emak Diminta Konsumsi Cabai Olahan dan Tanam Sendiri
Waduh! Terungkap Harga...
Waduh! Terungkap Harga Cabai Mahal karena Kena Penyakit
Harga Cabai Rawit Bikin...
Harga Cabai Rawit Bikin Pedagang Cemas Pembeli Jadi Irit
Drama Cabai Rawit Merah:...
Drama Cabai Rawit Merah: Sudah Harga Meroket, Stok Sulit Didapat Pula
Usai Tahun Baru, Harga...
Usai Tahun Baru, Harga Cabai Merah di Batubara Tak Lagi Menyengat
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved