KKP Susun Rencana Induk Budidaya Perikanan Nasional

Kamis, 26 Juni 2014 - 17:44 WIB
KKP Susun Rencana Induk...
KKP Susun Rencana Induk Budidaya Perikanan Nasional
A A A
JAKARTA - Pengembangan usaha budidaya di kawasan Asia semakin memiliki peranan yang sangat penting dalam industri perikanan dunia. Dimana, produksi perikanan budidaya memasok hampir 45% dari hasil perikanan yang dikonsumsi di seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja mengatakan, hal tersebut dipicu semakin pesatnya permintaan hasil perikanan global yang terus tumbuh, sementara pasokan dari sumber-sumber tradisional stagnan.

"Oleh karena itu, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mendorong keberlanjutan pasokan dan permintaan hasil perikanan di masa depan melalui pengembangan teknologi budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar dia dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Selain dengan pengembangan teknologi, Sjarief menambahkan bahwa upaya yang ditempuh adalah dengan mengajak para stakeholder perikanan untuk berperan aktif dan berkolaborasi menyusun suatu kebijakan perikanan yang berkontribusi terhadap pengamanan pasokan dan permintaan hasil perikanan (seafood supply and demand) di masa mendatang secara berkelanjutan.

“Oleh karena itu Kementerian Kelautan dan Perikanan menggandeng WordFish sebagai organisasi nirlaba internasional di Asia untuk bersama-sama menyusun rencana induk budidaya perikanan nasionalhingga tahun 2020, melalui proyek penelitian Aquaculture Future Indonesia yang akan dilaksanakan selama delapan belas bulan,” ujar Sjarief.

Sjarief menjelaskan, Aquaculture Futures Indonesia merupakan sebuah proyek kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan WorldFish yang akan memberikan kesempatan besar untuk secara komprehensif berupaya meningkatkan nilai konsumsi dan status produksi hasil perikanan.

Kemudian, proyek tersebut diharapkan dapat mengembangkan skenario pasokan dan permintaan hasil perikanan masa depan, serta membangun pemahaman tentang peluang serta tantangan untuk menumbuhkan budidaya perikanan berkelanjutan di Indonesia.

“Hasil dari proyek ini adalah penting bagi kami dan menjadi masukan tambahan dan konstruktif sebagai upaya terus-menerus dalam memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dari pengembangan budidaya serta produksi dan konsumsihasil perikanan di Indonesia,” kata Sjarief.

Sjarief menambahkan, berdasarkan laporan dari Bank Dunia dan FAO, pada tahun 2030 diperkirakan hampir dua pertiga dari konsumsi hasil perikanan di seluruh dunia akan berasal dari budidaya. Sehingga kawasan Asia termasuk Asia Selatan, Asia Tenggara, China dan Jepang diproyeksikan akan menebus 70% dari permintaan ikan global.

“Oleh karena itu, saya percaya kita semua memahami betapa pentingnya pasokan hasil perikanan berkelanjutan di masa depan”, ungkap Sjarief.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
1 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved