Mengumpulkan Rupiah di Pasar Senen Poncol

Sabtu, 28 Juni 2014 - 17:19 WIB
Mengumpulkan Rupiah...
Mengumpulkan Rupiah di Pasar Senen Poncol
A A A
PASAR Senen Poncol terkenal dengan barang-barang bekas berkualitas dengan harga miring. Barang-barang bekas sisa ekspor atau bekas yang dijual, seperti tas, baju, celana, kemeja, topi dan sepatu.

Pasar tersebut sudah berdiri 30 tahun lebih dan menjadi ladang rezeki bagi sebagian penjual barang bekas atau sisa ekspor, sekaligus minat para pecinta fashion vintage di Jakarta yang menginginkan harga minimalis.

Penjual mendapatkannya barang tersebut dari supplier. Barang-barang tersebut berasal dari negara-negara tetangga atau dari dalam negeri, yang masih layak pakai.

Salah satu penjual di Pasar Senen adalah Iwan Mahendra. Pria berusia 28 tahun asal Lampung itu sudah 5 tahun menjual celana jins wanita dan blazer.

Dia mengaku nyaman berjualan di Pasar Senen lantaran sudah akrab dengan penjual di sana. "Sudah kayak saudara sendiri saja kalau di sini. Jadi kalau pembeli butuh apa, kita kasih tahu lapaknya," ujar dia saat berbincang dengan Sindonews, Sabtu (28/6/2014)

Harga barang dagangan miliknya dipatok antara Rp50.000-Rp80.000 untuk celana jins dan Rp25.000 untuk blazer. Dengan harga tersebut, dia mengaku, untung yang didapat sekitar Rp500.000-rp1 juta.

"Untungnya sih memang nggak seberapa, tapi cukuplah untuk makan sama bayar kontrakan," ujarnya.

Lain halnya dengan Sari (26), wanita ini menjual aneka tas yang masih layak pakai. Tas-tas wanitanya dijual dengan harga bervariasi antara Rp10.000-Rp150.000.

"Tasnya memang bekas, tapi kita jamin kalau awet pasti deh," ujar wanita yang sudah 3 tahun menemani kakaknya berjualan tersebut.

Untung yang diraihnya sekitar Rp300 ribu-Rp700 ribu per hari. Sementara yang membeli tas kebanyakan adalah mahasiswi.

"Yah, kalau yang datang ke sini biasanya sih anak-anak kuliah cari tas-tas model lama, ya sebisa mungkin kita ada," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Kisah Inspiratif UMKM...
Kisah Inspiratif UMKM Berkembang Pesat
Kisah Inspiratif, Buruh...
Kisah Inspiratif, Buruh Pabrik Telaten Kembangkan Usaha Telur Puyuh yang Berbuah Cuan
Kisah Sipetek Food,...
Kisah Sipetek Food, Banting Setir Karyawan Migas Jadi Pengepul Sampah Ikan Beromzet Ratusan Juta
Kisah Mantan Karyawan...
Kisah Mantan Karyawan Toko Jadi Pengusaha Batik hingga Go Global
Sukses di Usia Muda:...
Sukses di Usia Muda: dari Lensa Kamera, Ferdi Sulap Hobi Jadi Bisnis Jutaan dengan Alasfotoprops dan Dukungan Shopee
Berita Terkini
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
1 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
1 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
1 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
2 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
2 jam yang lalu
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved