Jero Klaim Kenaikan TDL Tidak Berlebihan

Selasa, 01 Juli 2014 - 14:15 WIB
Jero Klaim Kenaikan...
Jero Klaim Kenaikan TDL Tidak Berlebihan
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk beberapa golongan yang berlaku mulai hari ini tidak berlebihan.

"Kenaikannya tidak terlalu seram. Jangan dilebih-lebihkan seakan kenaikan listrik menyeramkan," ujar dia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Dia mengatakan, beberapa golongan yang akan dinaikkan tarif listriknya hari ini, di antaranya industri non go public (I3), golongan rumah tangga R1, dan golongan rumah tangga R2. Golongan tersebut mengkonsumsi listrik 1.300 watt ke atas.

"Kebijakan kami di listrik itu, tidak menaikkan tarif listrik 450 watt dan 900 watt, karena (keduanya) adalah keluarga masyarakat yang kurang mampu. UU mengamanahkan masyarakat kurang mampu, wajib disubsidi. Kami melaksanakan UU itu," ujarnya.

Mantan Menteri Budaya dan Pariwisata (Menbudpar) ini mencontohkan, untuk golongan rumah tangga berdaya 1.300 watt, kenaikan listriknya sebesar 11,36%. Dengan demikian, jika semula tarif listrik per bulan Rp182 ribu, maka dengan adanya kenaikan tarif listrik ini, golongan tersebut membayar Rp202.675. Atau tarifnya naik sebesar Rp20.675 per bulan.

"Naiknya tidak sekaligus supaya tidak terasa. Kalau duit segitu, SMS berapa kali sudah habis. Beli rokok juga sudah habis. Bulan September naik (lagi) jadi Rp23.800. Jangan diseramkan. Ini untuk mengurangi subsidi. Ini namanya keadilan," jelas Jero.

Sementara, untuk golongan rumah tangga dengan konsumsi listrik 3.500 watt, jika sebelumnya membayar Rp731 ribu per bulan, setelah ada kenaikan listrik ini, golongan tersebut membayar listrik sebesar Rp772 ribu atau naik Rp41 ribu.

"Jadi, kira-kira itulah. Tidak terlalu seram, tapi namanya baik. Kami tetap punya hati," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved