Saham dan Obligasi Terkoreksi, AUM Reksa Dana Susut

Kamis, 03 Juli 2014 - 14:05 WIB
Saham dan Obligasi Terkoreksi,...
Saham dan Obligasi Terkoreksi, AUM Reksa Dana Susut
A A A
JAKARTA - Total dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana hingga semester I tahun ini sebesar Rp200,14 triliun. Jumlah itu susut sekitar Rp480 miliar atau 0,24% dibanding posisi akhir Mei sebesar Rp200,62 triliun.

Dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (3/7/2014) menunjukkan bahwa turunnya dana kelolaan reksa dana hingga akhir Juni 2014 berkebalikan dengan naiknya jumlah unit penyertaan.

Pada bulan lalu, jumlah unit penyertaan reksa dana naik sekitar 600 juta menjadi 124,76 miliar dibanding posisi bulan sebelumnya sebanyak 124,16 miliar.

Analis Riset PT Infovesta Vilia Wati mengatakan, turunnya dana kelolaan industri reksa dana pada Juni dibanding bulan sebelumnya akibat terkoreksinya bursa saham dan obligasi pada periode tersebut.

"Akibatnya, nilai pasar portofolio reksa dana berbasis saham dan obligasi secara rata-rata mengalami penurunan yang berimbas pada dana kelolaan reksa dana secara total," kata dia kepada Sindonews, Rabu (3/7/2014).

Sementara bertambahnya jumlah unit reksa dana pada bulan lalu, menurut Vilia, karena didukung transaksi pembelian (subscription) unit penyertaan, terutama pada reksa dana jenis saham dan terproteksi.

Total dana kelolaan reksa dana hingga akhir bulan lalu, mayoritas masih dikontribusi dari reksa dana saham. Dana kelolaan reksa dana berbasis saham tercatat mencapai Rp87,39 triliun atau 43,31% dari total dana kelolaan reksa dana. Sedangkan, reksa dana terproteksi mengontribusi 20,72% atau senilai Rp41,81 triliun.

Posisi ketiga adalah reksa dana pendapatan tetap senilai Rp27,92 triliun atau sekitar 13,84%. Jumlah ini menurun Rp2,09 triliun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai Rp30,01 triliun.

Reksa dana campuran membukukan dana kelolaan sebesar Rp18,043 triliun atau 8,94% terhadap keseluruhan dana kelolaan. Reksa dana pasar uang mencatat dana kelolaan senilai Rp14,56 triliun atau 7,21% dan reksa dana indeks Rp606,72 miliar atau 0,30%.

Sementara reksa dana syariah berbasis campuran mencatat dana kelolaan sebesar Rp1,75 triliun atau 0,87%, turun dibanding bulan sebelumnya sebesar Rp4,10 triliun atau 2,03%.

Adapun reksa dana syariah berbasis terproteksi sebesar Rp1,12 atau 0,56%, reksa dana syariah berbasis saham Rp5,48 triliun atau 2,72%.

Sedangkan, reksa dana syariah berbasis indeks sebesar Rp165,51 miliar atau 0,08%, reksa dana syariah berbasis pendapatan tetap Rp480,61 miliar atau 0,24% dan reksa dana syariah pasar uang sekitar 0,11% atau Rp227,79 miliar.

Sementara dana kelolaan ETF pendapatan tetap Rp1,74 triliun atau 0,86%, ETF Saham Rp377,14 miliar atau 0,19% dan ETF Indeks senilai Rp140,65 miliar atau 0,07% dari total dana kelolaan reksa dana.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
33 menit yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
2 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
3 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
4 jam yang lalu
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
4 jam yang lalu
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
16 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved