Ini Harapan Industri Penerbangan bagi Pemerintahan Baru

Sabtu, 05 Juli 2014 - 12:16 WIB
Ini Harapan Industri...
Ini Harapan Industri Penerbangan bagi Pemerintahan Baru
A A A
JAKARTA - Indonesia sebentar lagi akan memasuki fase pemerintahan baru, dengan dilakukannya pesta demokrasi pada 9 Juli 2014 mendatang. Lalu apa yang diharapkan industri penerbangan untuk pemerintahan Indonesia yang baru?

Ketua Umum Asosisasi Perusahaan Penerbangan Indonesia (INACA) Arif Wibowo mengatakan, pihaknya berharap pemerintah dapat concern pada kepentingan bersama mengenai industri penerbangan. Terutama maskapai nasional yang akan menghadapi opensky policy, dengan diberlakukannya ASEAN Economic Community (AEC) 2015.

"Dimana AEC ini menjadikan kita harus bersaing dengan kuat, punya daya saing yang bagus. Harapan kita, competitive platform yang kita rasakan di Indonesia paling tidak harus sama dengan negara-negara tetangga," ujar dia di Graha Citicon Jakarta, Jumat (4/7/2014).

Menurutnya, saat ini kondisi industri penerbangan Indonesia masih memiliki beberapa kendala untuk mencapai competitive platform yang setara dengan tetangganya di lingkungan ASEAN.

"Kita masih menghadapi biaya bahan bakar/avtur pesawat yang tinggi dibanding negara ASEAN," sebut Arif.

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Citilink Indonesia ini juga mengungkapkan, Indonesia masih menerapkan bea masuk kepada maskapai penerbangan nasional.

Selain itu, lanjut Arif, Indonesia masih menghadapi keterbatasan hal yang terkait dengan infrastruktur. "Makanya pemerintah kita harapkan bisa membantu dunia penerbangan dengan memberikan kemudahan terutama terkait dengan related cost industri penerbangan," ujar dia.

‪Ketika ditanya mengenai kesiapan industri penerbangan menghadapi AEC 2015, pria berkacamata ini menjawab bahwa pada dasarnya industri penerbangan nasional sudah dipersiapkan dengan persaingan bebas.

"Jadi persaingan bebas itulah yang menjadikan kita siap untuk opensky," tutup Arif.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
11 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
29 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved