Prabowo-Hatta Komitmen Genjot Energi Terbarukan

Minggu, 06 Juli 2014 - 08:23 WIB
Prabowo-Hatta Komitmen...
Prabowo-Hatta Komitmen Genjot Energi Terbarukan
A A A
JAKARTA - Prabowo-Hatta dalam debat Calon Presiden (Capres) pamungkas, berkomitmen meningkatkan secara massive energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) untuk memenuhi ketahanan energi nasional.

Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa mengatakan, EBTKE adalah energi masa depan yang harus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan energi jangka panjang. Sedangkan program jangka pendek dalam rangka memenuhi kebutuhan energi nasional, pihaknya berkomitmen akan terus meningkatkan cadangan minyak dan gas bumi (migas) dengan cara meningkatkan pengembangan sumur-sumur tua dengan teknologi enhached oil recovery.

“Upaya mengembangkan diversifikasi energi, mengembangkan energi terbarukan paling utama. Kami Prabowo Hatta berkomitmen 2020 energi terbarukan dapat mencapai 20%,” kata dia, dalam acara Debat Capres Terakhir di Jakarta, Sabtu Malam (5/7/2014).

Menurut Hatta, terdapat tiga kunci meningkatkan kapasitas EBTKE yakni insentif, riset dan teknologi serta pola bisnis yang menarik, yakni feed in tarrif. Di negara manapun, kata dia, EBTKE membutuhkan insentif pemerintah untuk meningkatkan bauran energi nasional.

“Selain itu, penghematan juga penting elastsitas sebesar 1,63% ditekan ke 0.8%. Ini harus kita lakukan konsisten,” ucapnya.

Hal senada, Calon Wakil Presiden dari kubu Jokowi-JK Jusuf Kalla mengatakan, ke depan jika diberikan mandat rakyat menjadi presiden dan wakil presiden pihaknya berkomitmen akan meningkatkan EBTKE seperti air, geothermal dan sebagainya. Pasalnya kebutihan energi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Tidak bisa gerak kita tanpa energi kita. Saat ini kita mengalami krisis BBM, impor BBM, krisis listrik. Ini sangat penting harus diselesaikan dalam waktu singkat,” katanya.

Jokowi-JK berjanji segera melakukan perubahan di sektor energi dengan cara memperbaiki bauran energi dan mewujudkan konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) secara nyata. “Bukan tidak nyata tapi benar-benar ada untuk memperbaiki transportasi umum,” tandasnya.

Sementara, Calon Presiden Joko Widodo menambahkan, bahwa potensi energi terbarukan di Indoesia melimpah. Namun, kata dia, banyak kesempatan lain yang harsu dikembangkan seperti gas yang selama ini tidak berjalan secara maksimal. “Kita harus berani memutuskan program konversi BBM ke gas. Yang ada harus kita laksanakan,” katanya.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Energi Matahari,...
Manfaatkan Energi Matahari, Pulau Medang Dialiri Jaringan Listrik
Tingkatkan Wawasan Energi...
Tingkatkan Wawasan Energi Terbarukan, FBCC Digelar
Gerakan Energi Terbarukan...
Gerakan Energi Terbarukan di Jateng Harus Jadi Percontohan Nasional
2 Fasiltas Listrik Otomatis...
2 Fasiltas Listrik Otomatis Schneider Indonesia Dikunjungi Gwenaelle
Ganjar Dorong Perkantoran...
Ganjar Dorong Perkantoran di Jateng Gunakan Energi Alternatif
SBI Manfaatkan RDF Jadi...
SBI Manfaatkan RDF Jadi Energi Alternatif Pengganti Batu Bara
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
29 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved