KKP Targetkan Izin Online Terealisasi 2015

Senin, 07 Juli 2014 - 15:22 WIB
KKP Targetkan Izin Online...
KKP Targetkan Izin Online Terealisasi 2015
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan izin online penangkapan ikan dalam satu atap terealisasi pada 2015.

Direktur Pelayanan Usaha Penangkapan Ikan (PUPI) Ditjen Perikanan Tangkap KKP Tyas Budiman meyakini, sistem perizinan terintegrasi berbasis website, yang meliputi seluruh kegiatan penangkapan ikan mulai dari pendaftaran kapal, sertifikasi penangkapan ikan hingga persetujuan berlayar dapat memberantas mafia perizinan kapal penangkapan ikan.

Menurut dia, pengurusan izin secara online merupakan salah satu program untuk mempersempit ruang mafia perizinan karena semua data maupun izin kapal nantinya akan jelas. Sistem online ini akan memudahkan semua orang mengakses, sehingga menjadi lebih transparan.

“Dengan begitu, tidak lagi dimanipulasi oleh mereka (mafia perizinan),” ujarnya di Jakarta, Senin (7/7/2014).

Dia menuturkan, sistem pelayanan izin secara elektronik (online) atau disebut dengan Data Sharing System (DSS) berfungsi sebagai pengendalian dalam pengelolaan sumber daya ikan.

Salah satunya dengan pengembangan basis data yang terintergrasi, di mana DSS akan mengintegrasikan penerbitan izin di bidang penangkapan ikan antara pusat dan daerah. Dengan begitu, data yang ada bisa terintergrasi satu sama lain, pelaku usaha dimudahkan dan nelayan juga diuntungkan.

“Selain itu, DDS juga mampu menjamin transparansi dan ketelusuran hasil tangkapan ikan, sehingga dapat mendukung upaya pemberantasan IUU Fishing,” ujar nya.

Karena itu, KKP menargetkan awal tahun 2015, intergrasi data dan layanan perizinan satu atap ini sudah bisa terwujud, sehingga pelaku usaha hanya cukup mengurus di satu unit kerja.

Apalagi jika pengurusan izin ini telah terintegrasi dengan daerah, pelaku usaha akan semakin dimudahkan. Namun, apabila pemerintah daerah tidak mau bergabung, kapal-kapal yang ada di sana akan dianggap ilegal.

“Oleh karenanya guna menyukseskan program ini, diharapkan daerah lebih aware (sadar) dan turut serta mendukung program ini dengan memberikan data yang valid,” tukasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
27 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
44 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
50 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
55 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
55 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Menko Polkam Ungkap...
Menko Polkam Ungkap 8,8 Juta Orang Terlibat Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved