Rupiah Berakhir Menguat ke Rp11.713/USD
Senin, 07 Juli 2014 - 16:20 WIB
Rupiah Berakhir Menguat ke Rp11.713/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi. Penguatan ini seiring melesatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp11.713 per USD. Posisi ini terapresiasi 160 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.873 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.795 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.683 per USD dan terlemah di level Rp11.870 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.713 per USD, dengan kisaran harian Rp11.687-Rp11.965 per USD. Posisi ini membaik 182 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.895 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.775 per USD. Posisi ini menguat 98 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.873 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.787 per USD. Posisi ini menguat 100 poin dibanding posisi pada penutupan Jumat (4/7/2014) di level Rp11.887 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung membaiknya ekonomi Indonesia dan meningkatnya ekspektasi bank Indonesia kembali akan menahan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di level 7,5% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI mendatang.
"Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan hari ini menjelang semakin dekatnya pemilu presiden," kata dia, Senin (7/7/2014).
Penguatan ini juga didukung positifnya IHSG hari ini didukung maraknya aksi beli. IHSG melesat 83,21 poin atau 1,7% ke level 4.989,03. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,7 triliun dengan 6,85 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih Rp845,49 miliar. Tercatat 194 saham naik, 121 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp11.713 per USD. Posisi ini terapresiasi 160 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.873 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.795 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.683 per USD dan terlemah di level Rp11.870 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.713 per USD, dengan kisaran harian Rp11.687-Rp11.965 per USD. Posisi ini membaik 182 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.895 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.775 per USD. Posisi ini menguat 98 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.873 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.787 per USD. Posisi ini menguat 100 poin dibanding posisi pada penutupan Jumat (4/7/2014) di level Rp11.887 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung membaiknya ekonomi Indonesia dan meningkatnya ekspektasi bank Indonesia kembali akan menahan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di level 7,5% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI mendatang.
"Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan hari ini menjelang semakin dekatnya pemilu presiden," kata dia, Senin (7/7/2014).
Penguatan ini juga didukung positifnya IHSG hari ini didukung maraknya aksi beli. IHSG melesat 83,21 poin atau 1,7% ke level 4.989,03. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,7 triliun dengan 6,85 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih Rp845,49 miliar. Tercatat 194 saham naik, 121 saham melemah dan 87 saham stagnan.
(rna)