Newmont Tak Mau Dirugikan UU Minerba

Selasa, 08 Juli 2014 - 17:22 WIB
Newmont Tak Mau Dirugikan...
Newmont Tak Mau Dirugikan UU Minerba
A A A
JAKARTA - Indonesian Resources Studies (IRESS) menegaskan gugatan abritrase PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) karena perusahaan tambang asal Amerika Serikat tidak mau rugi atas diterapkan Undang-Undang No. 4/2009 tentang kegiatan tambang Mineral dan Batubara.

"Ya tentu mereka tidak mau kehilangan kenikmatan. Mereka sudah menikmati banyak kemudian dengan Undang-Undang ini mereka tidak rela," ujar Direktur Eksekutif IRESS, Marwan Batubara, di Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Dia mengatakan, ini merupakan salah satu perusahaan tambang yang terikat Kontrak Karya (KK) dengan pemerintah. Dalam kegiatan renegosiasi kontrak, pemerintah mewajibkan perusahaan tambang mengikuti enam poin klausul yang telah ditetapkan.

Adapun enam poin renegosiasi di antaranya, pembangunan unit pengolahan dan pemurnian (smelter), luas lahan tambang, perubahan perpanjangan kontrak menjadi izin usaha pertambangan (IUP), kenaikan royalti untuk penerimaan negara, divestasi, serta penggunaan barang dan jasa pertambangan dalam negeri.

"Ditambah poin renegosiasi ini mereka tambah tidak rela. Makanya mereka menggunakan segala cara agar bisa menekan pemerintah," tutur dia.

Dia meminta, pemerintah mengikuti dan tunduk terhadap UU Minerba yang telah disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sesuai penetapan ini, beleid tersebut merupakan amanat rakyat yang wajib diikuti oleh pemerintah maupun pelaku tambang.

"Jadi tidak ada kata lain untuk konsisten perintah UU itu. Ini masalah kehormatan dan harga diri bangsa sehingga jangan sampai mundur," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Tambah Kapasitas Konsentrat,...
Tambah Kapasitas Konsentrat, Amman Mineral Anggarkan Rp23 Triliun
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved