CT Akan Pantau Dwelling Time Tanjung Priok Usai Lebaran
Selasa, 08 Juli 2014 - 21:25 WIB
CT Akan Pantau Dwelling Time Tanjung Priok Usai Lebaran
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) berjanji akan memantau dwelling time atau sirkulasi barang sejak kapal bersandar di dermaga hingga keluar di pintu pelabuhan usai Lebaran.
Menurutnya, saat ini proses pemangkasan dwelling time tersebut sedang dalam proses pengerjaan, yang sebelumnya 6,2 hari menjadi empat hari.
"Dwelling time sekarang kan lagi dikerjakan. Nanti habis Lebaran saya tanya lagi," singkatnya usai acara buka puasa bersama di Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, Selasa (8/7/2014).
Sebelumnya, CT ini telah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa instansi terkait untuk melakukan perbaikan sarana dan infrastruktur di Pelabuhan Tanjung Priok.
Salah satu yang menjadi pokok pembahasan terkait pemangkasan dwelling time atau sirkulasi barang sejak kapal bersandar di dermaga hingga keluar di pintu pelabuhan. Pemerintah menargetkan di akhir tahun dwelling time yang sebelumnya 6,2 hari menjadi empat hari.
"Dwelling time dari sebelumnya 6,2 hari. Kita target akhir tahun bisa jadi empat hari," ucapnya.
Untuk merealisasikan target tersebut, lanjut dia, penyiapan infrastruktur perlu dilakukan. Kapasitas pelabuhan sudah cukup memadai, namun infrastruktur untuk keluar dan masuk barang dinilai masih belum cukup.
"Jalan tol Cilincing-Tanjung Priok, masih ada dua ruas pembebasan tanah segera akan diselesaikan. Kita berharap Cilincing-Tanjung Priok bisa mempermudah masuk keluar barang," pungkasnya.
Menurutnya, saat ini proses pemangkasan dwelling time tersebut sedang dalam proses pengerjaan, yang sebelumnya 6,2 hari menjadi empat hari.
"Dwelling time sekarang kan lagi dikerjakan. Nanti habis Lebaran saya tanya lagi," singkatnya usai acara buka puasa bersama di Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, Selasa (8/7/2014).
Sebelumnya, CT ini telah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa instansi terkait untuk melakukan perbaikan sarana dan infrastruktur di Pelabuhan Tanjung Priok.
Salah satu yang menjadi pokok pembahasan terkait pemangkasan dwelling time atau sirkulasi barang sejak kapal bersandar di dermaga hingga keluar di pintu pelabuhan. Pemerintah menargetkan di akhir tahun dwelling time yang sebelumnya 6,2 hari menjadi empat hari.
"Dwelling time dari sebelumnya 6,2 hari. Kita target akhir tahun bisa jadi empat hari," ucapnya.
Untuk merealisasikan target tersebut, lanjut dia, penyiapan infrastruktur perlu dilakukan. Kapasitas pelabuhan sudah cukup memadai, namun infrastruktur untuk keluar dan masuk barang dinilai masih belum cukup.
"Jalan tol Cilincing-Tanjung Priok, masih ada dua ruas pembebasan tanah segera akan diselesaikan. Kita berharap Cilincing-Tanjung Priok bisa mempermudah masuk keluar barang," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :