Kemendag Terus Awasi Peredaran Daging Celeng

Kamis, 10 Juli 2014 - 15:56 WIB
Kemendag Terus Awasi...
Kemendag Terus Awasi Peredaran Daging Celeng
A A A
BANDUNG - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya untuk mengawasi peredaran daging saat Ramadan. Pengawasan ini untuk mengantisipasi beredarnya daging celeng yang digunakan kalangan tertentu untuk dioplos demi pemenuhan keuntungan secara licik.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi di sela sidaknya hari ini di Bandung menegaskan, bahwa pihaknya terus meningkatkan kerja sama dengan aparat kepolisian dalam pengawasan ini. Menurutnya, upaya pengoplosan daging celeng ini merupakan pelanggaran hukum yang harus ditindak tegas.

"Hukumannya jelas, pidana," katanya di sela inspeksi mendadak ke pasar Kosambi, Bandung, Kamis (10/7/2014).

Lutfi mengatakan, untuk di Jabar belum ada penemuan kasus terkait oplosan daging celeng tersebut. Namun, ada indikasi kalau daging celeng akan disebarkan di Jabar. "Meskipun begitu, harus tetap diantisipasi," ucapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Ferry Sofwan Arief mengatakan, modus operandi pengiriman daging celeng saat ini sudah berbeda.

Menurutnya, ada yang dimasukkan ke dalam dus yang tertutup rapat, sehingga menyulitkan petugas pengecekan. "Kalau dulu kan pakai truk, sekarang pakai bus pun ada," ujarnya.

Karena itu, kata Ferry, pihaknya bekerja sama dengan aparat kepolisian dan dinas perhubungan akan lebih memperketat daerah perbatasan.

"Daerah perbatasan lebih diperketat lagi, agar Jabar ini aman dari peredaran daging celeng," ujarnya.

Sementara, terkait dengan kebutuhan daging sapi selama Ramadan tahun ini, terpantau aman. Menurut data dari dinas peternakan Jabar, kebutuhan daging sapi sebanyak 17.863 ton.

"Masyarakat Jabar tidak perlu khawatir. Saat ini kita surplus daging sapi sebanyak 286 ton. Stok yang tersedia saat ini, sebanyak 3.247 ton. Pemasukan dari beberapa daerah, termasuk impor, sekitar 14.902 ton. Jadi, Jabar surpulus 286 ton," terang Kepala Dinas Peternakan Jabar Dody Firman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
29 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
36 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved