IHSG Berakhir Cetak Rekor ke Level 5.098
Kamis, 10 Juli 2014 - 16:14 WIB
IHSG Berakhir Cetak Rekor ke Level 5.098
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup memperpanjang kenaikan sejak 4 Juli 2014 dan mencetak rekor tahun ini didukung euforia pemilihan presiden (pilpres) kemarin dan dipertahankannya suku bunga acuan (BI rate). IHSG bertambah 73,30 poin atau 1,46% ke level 5.098,01.
IHSG pada perdagangan pagi tadi usai pemilihan presiden (pilpres) yang dilaksanakan kemarin langsung dibuka melesat 109,97 poin atau 2,19% ke level 5.134,68 dan pada akhir sesi I, IHSG naik ke level 5.127,21.
Sementara IHSG menjelang pilpres pada Selasa (8/7/2014) berakhir positif. IHSG terkerek 35,68 poin atau 0,72% ke level 5.024,71. Penguatan tersebut di tengah terkoreksinya mayoritas saham regional. Sementara hari ini, bursa Asia variatif.
Indeks Nikkei melemah 86,18 poin atau 0,56% ke 15.216,47, indeks Straits Times naik 0,74 poin atau 0,02% ke 3.276,20, indeks Hang Seng naik 62,92 poin atau 0,27% ke 23.238,99, dan Shanghai minus 0,27 poin atau 0,01% menjadi 2.038,34.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp15,02 triliun dengan 9,05 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih Rp4,06 triliun. Tercatat 176 saham naik, 156 saham melemah dan 85 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan terbesar adalah properti yang naik 2,98%. Sedangkan yang melemah tertinggi adalah tambang, yang minus 0,11%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp125 menjadi Rp7.775, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menguat Rp125 menjadi Rp5.650 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp170 menjadi Rp5.150.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Asahamis Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp300 menjadi Rp7.200, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp15 menjadi Rp2.350 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp75 menjadi Rp5.250.
IHSG pada perdagangan pagi tadi usai pemilihan presiden (pilpres) yang dilaksanakan kemarin langsung dibuka melesat 109,97 poin atau 2,19% ke level 5.134,68 dan pada akhir sesi I, IHSG naik ke level 5.127,21.
Sementara IHSG menjelang pilpres pada Selasa (8/7/2014) berakhir positif. IHSG terkerek 35,68 poin atau 0,72% ke level 5.024,71. Penguatan tersebut di tengah terkoreksinya mayoritas saham regional. Sementara hari ini, bursa Asia variatif.
Indeks Nikkei melemah 86,18 poin atau 0,56% ke 15.216,47, indeks Straits Times naik 0,74 poin atau 0,02% ke 3.276,20, indeks Hang Seng naik 62,92 poin atau 0,27% ke 23.238,99, dan Shanghai minus 0,27 poin atau 0,01% menjadi 2.038,34.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp15,02 triliun dengan 9,05 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih Rp4,06 triliun. Tercatat 176 saham naik, 156 saham melemah dan 85 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan terbesar adalah properti yang naik 2,98%. Sedangkan yang melemah tertinggi adalah tambang, yang minus 0,11%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp125 menjadi Rp7.775, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menguat Rp125 menjadi Rp5.650 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp170 menjadi Rp5.150.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Asahamis Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp300 menjadi Rp7.200, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp15 menjadi Rp2.350 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp75 menjadi Rp5.250.
(rna)
Lihat Juga :