BI Waspadai Chaos Pasca Pilpres

Kamis, 10 Juli 2014 - 20:10 WIB
BI Waspadai Chaos Pasca...
BI Waspadai Chaos Pasca Pilpres
A A A
BANDUNG - Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapannya bila terjadi hal yang tidak diinginkan akibat terkait pemungutan suara presiden. Terutama apabila terjadi chaos yang tidak menutup kemungkinan akan berimbas pada melemahnya rupiah.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah VI Bank Indonesia Dian Ediana Rae menuturkan, pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan BI pusat untuk mengantisipasi hal tersebut. Kasus Century, menurutnya, menjadi pelajaran yang teramat berharga untuk meningkatkan kesiapan menghadapi konflik horizontal yang mungkin saja terjadi.

"Sebagai lembaga negara yang mengurusi keuangan, pada prinsipnya kami sudah berjaga-jaga apakah reaksi orang melihat hasil pilpres ini nantinya seperti apa. Akan bergejolak atau seperti apa, pada prinsipnya kami siap, barangkali sampai mengganggu perekonomian negara," ujarnya di sela kegiatan operasi kas bersama layanan penukaran uang pecahan kecil yang berlangsung di halaman Kantor PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk Cabang Asia Afrika, kemarin (10/7/2014).

Dian menambahkan, ketika hal tersebut terjadi, sudah jelas siapa melakukan apa. Jadi sudah dilakukan antisipasi-antisipasi jika di kemudian hari ada hal yang buruk terjadi.

Menurut Dian, kondisi yang dialami Indonesia saat ini bukan yang pertama kali terjadi di dunia. Amerika di zaman dulu pernah mengalami hal serupa.

"Pilpres ini merupakan sejarah yang sangat baik bagi Indonesia. Jangan sampai apa yang sudah dibangun sejak dulu malah runtuh seketika," sambungnya.

Dian berharap, para pemimpin partai bisa bersikap lebih bijak dan cerdas dalam menghadapi situasi saat ini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
11 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
41 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Libur Lebaran 28 Maret-1...
Libur Lebaran 28 Maret-1 April 2025, Waspadai Banjir Rob Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved